Saturday, 2 November 2019

Bupati Jember Buka Kejuaraan Paralayang Nasional 2019



TEROPONG Jbr - Kejuaraan Paralayang se-Indonesia  ini terselenggara di Bukit Mandigu di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari. Sabtu, 02 November 2019. Berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Daerah Kabupaten Jember dengan Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, serta Pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Jawa Timur. Kejuaraan Paralayang se-Indonesia, bukan sekedar olahraga dirgantara.

Bupati bersama unsur Forkopimda Kabupaten Jember membuka kejuaraan tersebut. “Olahraga ini terkait dengan pengembangan pariwisata, ekonomi, dan pendidikan. Ini harus dijalankan bersama-sama,” kata Bupati Jember dr. Faida, MMR saat memberikan sambutan.

 “Ini bukan hanya untuk sekelompok orang, tetapi kepentingan kita bersama,” lanjut bupati.
Di arena kejuaraan tersebut juga dijual produk-produk UMKM Kecamatan Mumbulsari sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal. Kegiatan ini bisa diselenggarakan karena ada tempat yang sangat bagus di Jember. Bukit Mandigu bukan hanya indah untuk pariwisata dan bermanfaat dari kehutanannya. Tempat ini juga bagus untuk olahraga kedirgantaraan.

Kejuaraan Paralayang pertama ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Lanud Abdurrahman Saleh, yang telah dibicarakan sejak setahun lalu. Sinergi ini diharapkan bisa berjalan dengan baik dari tahun ke tahun, sebagai upaya untuk mengungkit pariwisata dan prestasi olahraga di Jember. “Dari Jember untuk Indonesia. Selamat bertanding,” tandas  Bupati.

Sementara itu Komandan Wing 2 Abdurrahman Saleh, Kolonel Pnb. Eko Sudjatmiko, menyampaikan, kejurnas ini bukan sekedar olahraga, tetapi juga bisa mengembangkan potensi wisata daerah. “Kami sangat mengapresiasi Pemkab Jember, yang sudah berinovasi dan kreatif. Ini ide yang sangat cemerlang dari bupati,” katanya.

Ide kreatif itu untuk mencapai tiga aspek tujuan, yaitu untuk membina para atlit, mengedukasi masyarakat, dan mengembangkan pariwisata. ”Ini memang sangat berkesinambungan. Kalau ini maju, nanti venue-nya bagus, bisa dijadikan pariwisata, dengan safety harus dipegang teguh. Safety (keamanan, red) harus menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Paralayang ini sebagai salah satu cabang olahraga resmi pekan olahraga nasional yang perlu dikenalkan kepada masyarakat.  “Serta mengedukasi, utamanya pelajar dan mahasiswa tentang olahraga dirgantara,” terangnya.

Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan potensi wisata olahraga dan budaya yang dimiliki Kabupaten Jember kepada masyarakat luas.  Utamanya kepada peserta kejuaraan paralayang yang sebagian besar berasal dari luar Kabupaten Jember.

“Kejuaraan Piala Bupati Jember ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Jember dan luar Kabupaten Jember, dengan jumlah 85 orang peserta. Para peserta mendapatkan asuransi gratis dari Pemerintah Kabupaten Jember,” pungkasnya. (*)



Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home