Pemerintah Kabupaten Jember Bentuk Satgas Percepatan Data Pembangunan
TEROPONG Jbr - Pemerintah
Kabupaten Jember membentuk sejumlah satuan tugas atau Satgas. Diantaranya
Satgas Duafa, Pedagang Kaki Lima (PKL), Industri Kecil Menengah (IKM),
Sanitasi, dan Rumah Sehat.
Tujuan pembentukan
Satgas ini dijelaskan oleh Bupati Jember dr. Faida, MMR ketika Bimbingan Teknis
Tenaga Verifikasi dan Validasi Data Pembangunan Kabupaten Jember Tahun 2019 di
Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa, 29 Oktober 2019. “Satgas ini merupakan
program fokus percepatan data. Diantaranya adalah untuk percepatan data
pembangunan, karena kualitas keputusan pemimpin yang baik memerlukan data dan
analisa data yang baik,” ungkap Bupati.
Kualitas keputusan
memimpin dan keadilan sasaran pembangunan ditentukan oleh kelengkapan data.
Untuk percepatan pendataan, Pemerintah Kabupaten Jember merekrut satu desa satu
satgas untuk masing-masing program. “Kali ini fokus pada lima sasaran, yaitu
fakir miskin atau duafa, pedagang kaki lima, IKM, Sanitasi, dan satgas rumah
sehat,” terang Bupati.
Bupati mengatakan,
kegiatan ini semata untuk melengkapkan data yang ada dan membantu struktur
pemerintah sampai di bawah. Satgas ini bukan direkrut untuk pegawai Pemkab,
tetapi untuk periodik menyelesaikan data prioritas pembangunan. Dan kedepan,
bisa jadi sasaran pendataan adalah program yang lain. Tetapi kali ini mereka
direkrut tiga bulan di tahun 2019 khusus untuk lima sasaran.
Data yang dihasilkan
Satgas itu untuk memastikan sasaran program. Diantaranya program untuk duafa.
Duafa tidak pernah datang khusus untuk mengajukan haknya. “Biasanya juga
terkendala dengan pendataan adminduk. Jadi mungkin mereka belum terdaftar di
program pemerintah yang lalu,” ungkapnya.
Lebih jauh Bupati
menjelaskan bahwa untuk pendataan IKM dan UKM, diperlukan supaya terjadi
program yang lebih sinkron dan ada percepatan penataan PKL lebih baik. Bukan
hanya penggusuran, sekaligus memberikan bantuan yang lebih tepat, support yang lebih tepat dengan mereka, sesuai
dengan barang dagangan dan produk mereka. Ke depan masih ada sasaran lain yang
bisa diselesaikan oleh jajaran Pemkab sendiri. “Tetapi yang ini meliputi
wilayah yang luas dan penduduk yang banyak, maka perlu percepatan dan perlu
adanya satgas,” katanya.
Untuk percepatan
penyelesaian pendataan, Satgas bisa berkolaborasi dengan Ketua RT, Ketua RW,
kepala desa, lurah, serta camat. “Semua informasi dari masyarakat, dari jajaran
struktur pemerintahan sampai bawah perlu ditindaklanjuti dengan survei, karena
tugas satgas adalah verifikasi dan validasi,” jelasnya.
Untuk menghindari tim
satgas gadungan, satgas ini diberi seragam dan surat tugas supaya masyarakat
juga tahu. “Ini namanya pemerintah hadir di tengah masyarakat. Satgas itu
adalah kepanjangan tangan pemerintah. Dalam menjalankan tugas, Satgas in juga
akan diambil sumpah dan janjinya, bahwa ini adalah tugas kemanusiaan yang tidak
boleh terpecah belah oleh urusan politik,” tandasnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home