Pemkab Jember Gelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak
TEROPONG Jbr – Deklarasi damai pemilihan kepala desa
digelar di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin, 02 September 2019. Turut
hadir dalam acara deklarasi tersebut diantaranya Dandim 0824 beserta jajarannya
dan dari Kepolisian sebagai perwakilan aparat keamanan. Badan
Perwakilan Desa, Camat, Kapolsek, Danramil, Forpimda, serta Calon Kepala Desa.
Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR
menegaskan bahwa proses pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Jember
merupakan bagian dari upaya menyejahterakan masyarakat. “Bagaimanapun proses
ini sejatinya adalah proses untuk menyejahterakan masyarakat melalui satu pesta
demokrasi yang harus berjalan aman dan damai,” kata Bupati.
Lebih jauh Bupati menjelaskan bahwa Pada bulan ini
akan berlangsung pilkades serentak yang dilaksanakan dalam empat tahap di 161
desa yang berada di 28 kecamatan. Saat ini telah memasuki masa tenang hingga
pelaksanaan pemungutan suara tahap pertama pada tanggal 5 September 2019. Karena
sebagai bagian upaya menyejahterakan masyarakat, pelaksanaan Pilkades serentak
ini harus berjalan damai dan lancar. “Kita orang-orang yang beriman, percaya
bahwa semua yang terpilih adalah yang ditakdirkan Allah SWT, semuanya harus siap
menang dan siap kalah,” ujarnya.
Bupati menambahkan apabila ada perselisihan, diminta
untuk menyelesaikan sesuai mekanisme. Bupati juga meminta untuk tidak
membuat-buat perselisihan. Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten
Jember melakukan pendampingan untuk pelaksanaan pilkades serentak.
“Hari ini kita gelar deklarasi damai untuk seluruh
calon kepala desa yang akan berkompetisi pada Pilkades serentak mendatang,
deklarasi ini untuk mewujudkan semangat dari semua elemen masyarakat, sekaligus
sebagai wadah silaturrahmi antar calon kepala desa,” pungkas Bupati
Sementara itu, Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Laode
Muhammad Nurdin, S.Sos, M.I.Pol mengatakan, pihak TNI dan Polri telah
menyiapkan satuan pengamanan untuk pelaksanaan Pilkades serentak di beberapa
titik. “Diantaranya titik rawan atau mungkin tidak rawan, dan titik-titik yang
sudah kondusif,” terangnya.
Pembagian personil keamanan sudah disesuaikan dengan
kebutuhan dari masing-masing satuan yang ada. Dandim pun mengajak semua
masyarakat, khususnya peserta pilkades, untuk menciptakan rasa aman dan damai
di semua wilayah agar pikades berlangsung kondusif.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dr. Edi Budi Susilo, MSi melaporkan
perkembangan tahapan pilkades. Edi menyatakan telah melaksanakan 12 tahapan
dari 17 tahapan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, sampai dengan
kampanye visi dan misi calon kades. “Kemudian, tahapan pilkades saat ini
memasuki masa tenang selama 3 hari sampai dengan pemungutan dan perhitungan
suara tahap satu pada tanggal 5 September 2019,” jelasnya.
Masih kata Edi Deklarasi damai, bertujuan agar
penyelenggaraan Pilkades serentak tahun 2019 dapat berlangsung damai, aman,
tertib dan demokratis. Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten
Jember dibagi menjadi 4 tahap. Tahap pertama diikuti 45 desa di kecamatan
wilayah utara dan timur Kabupaten Jember. Tahap kedua diikuti oleh 37 desa di 6
kecamatan wilayah selatan Jember. Pada tahap ketiga diikuti oleh 40 desa di 7 kecamatan
wilayah barat Jember, dan terakhir tahap keempat diikuti oleh 39 desa di 8
kecamatan wilayah tengah Kabupaten Jember. Deklarasi damai diikuti 508 calon
kades, panitia Pilkades, BPD, dan Camat dari 28 kecamatan yang menyelenggarakan
Pilkades ini . (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home