Pemerintah Kabupaten Jember Gelar Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Bidang Kepegawaian dan Inovasi Layanan Kepegawaian
TEROPONG Jbr - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar
Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Bidang Kepegawaian dan Inovasi Layanan
Kepegawaian bersama Tim Pukat UGM di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin, 05
Agustus 2019. Beberapa narasumber yang hadir yaitu Ketua Pusat Kajian
Anti-Korupsi (PUKAT) FH UGM Dr. Oce Madril, SH., M.A., Dosen Fakultas Hukum
Universitas Udayana Dr. Jimmy Z. Usfunan, S.H., Kemudian, Direktur Pusat Studi
Konstitusional (PUSaKo) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari, S.H,.
LL.M., dan Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Tama S.
Langkun, S.H.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa
sosialisasi ini fokus pada perbaikan layanan kepegawaian di Pemerintah
Kabupaten Jember untuk satu perubahan yang efektif. “Ada satu kajian akademik
yang objektif. Belajar dari pengalaman,
perubahan reformasi birokrasi harus berbasis satu kajian akademik sehingga perubahan
menjadi efektif,” terang Bupati.
Bupati pun berharap Pemerintah Kabupaten Jember
harus menjadi satu layanan publik seperti yang diinginkan masyarakat, yakni
lebih cepat, simpel, murah, tidak berbelit-belit, dan transparan. Karena itu,
fokus pada tahap awal adalah perbaikan administrasi kepegawaian. Hal ini
menjadi fokus agar aparatur sipil negara tidak sibuk dengan pengurusan
administrasi kepegawaiannya sendiri.
Menurut Bupati, dipilihnya layanan kepegawaian untuk dibenahi,
karena pegawai melayani publik. Apabila layanan kepegawaian untuk mereka sendiri
berbelit-belit, maka yang lain tidak akan maksimal. “Inilah yang sedang di upayakan
Pemerintah Kabupaten Jember,” ungkap Bupati.
Acara Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Bidang
Kepegawaian dan Inovasi Layanan Kepegawaian ini dilanjutkan dengan diskusi yang
dipimpin oleh Hasrul Halili,S.H,.M.A., Dosen Fakultas Hukum Universitas Gajah
Mada.
Pada kesempatan ini Direktur Pusat Studi
Konstitusional (PUSaKo) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari
mengatakan, sejatinya kehadiran para narasumber ini untuk membantu Kabupaten
Jember lebih baik lagi, utamanya dalam layanan kepegawaian. “Bahkan KPK akan
hadir di Jember untuk berdiskusi bagaimana membangun pelayanan publik
Pemerintah Kabupaten yang baik,” ujarnya.
Selain itu Feri menjelaskan, hal yang paling penting
dalam meningkatkan pelayanan publik yakni dengan cara meningkatkan
kesejahteraan para pelayan publik yaitu para pegawai. Kesejahteraan itu
berimbang, tidak berlebihan. Seluruh hak-hak dasar terlayani. “Jadi, tidak
mungkin pelayanan publik itu meningkat jika para pelayan tidak sejahtera,”
tandasnya. (*)
Labels: Pemerintah

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home