Bupati Jember Lantik Dan Mutasi Pejabat Pemkab Jember
TEROPONG Jbr – Pelantikan dan mutasi di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Jember kali ini tidak hanya melantik satu dua orang saja
tetapi Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR melantik dan memutasi beberapa golongan
pejabat. Para pejabat yang dilantik tersebut menduduki jabatan pada Jabatan
Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Jabatan Fungsional, Jabatan Administrator,
Pengawas, serta Penjabat Kepala Desa. Bupati Jember. melantik sejumlah pejabat
di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin, 22 Juli 2019. Serta membagikan SK mutasi
pegawai di lingkungan Pemkab Jember.
Terkait pelantikan yang dilakukan dalam satu waktu,
Bupati menjelaskan alasannya kepada wartawan. Bupati menyebut pelantikan ini
untuk menghemat waktu dan efektifitas pelantikan. "Hal ini perlu dilakukan
agar masing-masing tahu, karena pemerintahan ini sejatinya dijalankan oleh
lintas sektor dan lintas bidang yang harus bekerjasama," terang Bupati.
Para pejabat yang mendapatan SK tersebut, lanjut
Bupati, akan selalu dievaluasi. Pejabat yang menduduki jabatan tersebut
merupakan pilihan, dengan harapan mereka bisa menjalankan tugas dengan baik.
Orang nomor satu di Jember ini mengungkapkan, dalam
pelantikan ini banyak pejabat yang ditukar tempat. Seperti pejabat yang ada di
bagian perencanaan sekarang ada di bagian pelaksana. Supaya bisa saling
menghargai, ilmunya bisa saling melengkapi, dan bisa saling menguatkan,"
ungkapnya.
Satu orang pejabat yang tercatat menduduki JPT
Pratama, yakni Isnaini Dwi Susanti, SH., MSi. Perempuan ini sebelumnya sebagai
Kepala Dinas Sosial. Kini menduduki jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil.
.
Menjawab pertanyaan wartawan tentang pengisian Kepala
Dispendukcapil, Bupati menjelaskan bahwa Isnaini Dwi Susanti merupakan pejabat
hasil open bidding. Sebagai Kepala Dinsos, perempuan yang akrab disapa Santi
itu telah menjabat lebih dari dua tahun. "Jadi sekarang saatnya untuk
rolling, terangnya.
Menurut Bupati, Santi sudah menjadi kader baru yang
perlu mendapat kesempatan dengan mengemban kepercayaan di bidang yang lain,
yakni di Dispendukcapil. Jabatan baru Santi ini telah dikoordinasikan dengan
Kementerian Dalam Negeri.
Di posisi barunya tersebut, Santi diharapkan
memiliki semangat baru. Terlebih Santi mempunyai jiwa melayani. Dan empati yang
tinggi, karena adanya kesulitan untuk melayani para penyandang masalah
kesejahteraan sosial adalah masalah adminduk juga," tuturnya.
Sementara pada Jabatan Fungsional tercatat ada 16
orang yang mendapatkan posisi baru. Untuk Jabatan Administrator dan Pengawas
sebanyak 13 orang. Sedang Penjabat Kepala Desa terdapat delapan orang. SK
mutasi masuk yang dibagikan langsung sebanyak 25. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home