Thursday, 30 May 2019

Cekcok Tarip Parkir di Genteng.Jukir ngotot Rp 5 Ribu Tiap 10 Menit




Seperti yangydi alami TEGUH TRI ADI (Korba) Dua hari belakangan, pria 30 tahun tersebut adu mulut dengan seorang jukir di kawasan Pandean Gang IV. terjadi karena dia dinilai parkir terlalu lama sehingga jukir meminta retribusi tambahan kepadanya."Mulanya, dia parkir di kawasan tersebut pada Senin (20/5) pukul 11.00-20.00. Dia parkir lama karena sedang bertamu ke rumah seorang teman sekaligus rekan kerja. 

"Saat akan parkir kendaraan, didibantu seorang jukir, BUSIRI.namun ketika pulang, BUSIRI tidak ada di tempat. Teguh pun dibantu seorang tukang becak yang sedang mangkal. ”akhirnya, saya beri uang parkir itu kepada tukang becak,” ucapnya. Namun, saat esok hari dia datang lagi ke kawasan tersebut, dirinya dibentak BUSIRI Teguh dituduh tidak membayar.

Ketika cekcok, BUSIRI mengeluarkan ucapan,Teguh parkir terlalu lama sehingga seharusnya tidak membayar dengan nominal retribusi parkir seperti biasa Rp 5 ribu. ”Saat tanya berapa harusnya bayar, baru saya kaget,” ucapnya. Jukir menyatakan, Teguh harus membayar Rp 5 ribu per 10 menit. 

"SelanjutnyaTeguh pun menanyakan kepada jukir tentang aturan itu karena dinilai tidak ada ketentuan kelipatan parkir di area Pandean yang termasuk kawasan zona parkir oleh Dinas perhubungan(dishub).

Terkait dengan kondisi tersebut, dia juga mempertanyakan biaya kelipatan parkir mobil di kawasan parkir zona. ”Ternyata, dishub juga bilang tidak ada aturan kenaikan. berarti yang keliru jukirnya,” katanya.

Staf Penyelenggaraan Parkir Dishub Surabaya HENDRA Megantara saat dikonfirmasi siang kemarin (22/5) menyatakan, timnya akan bergerak ke lokasi saat sore. dia akan menindak lanjuti jukir yang melanggar aturan aturan yang menyimpang dari frosdur,"ungkap Hendra.   (Agustin w)