Bupati Jember “Kembali” Berikan 37 SK Mutasi ASN
TEROPONG Jbr - Bupati Jember kembali memberikan 37
SK Mutas kepada ASN, dimana 34 ASN merupakan mutasi dari luar Jember, dan 3
lainnya meninggalkan Jember dan pindah ke tempat kelahirannya, “Ini gaya mudik atau
pulang kampung ASN jaman now, mereka yang semula bekerja di luar Jember,
sekarang kembali ke kampung halaman dan mengabdikan ilmunya untuk kemajuan
Jember,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Jumat (17/5/2019).
Menurut Bupati, sejumlah ASN yang ‘pulang kampung’
ke Jember, rata-rata di dominasi oleh tenaga pendidikan dan kesehatan, “Di
bulan Ramadhan ini mutasi masuk dan keluar di Kabupaten Jember dipercepat
prosesnya. Ada sekitar 9 bidan, dan puluhan guru ASN yang mengajukan pindah ke
Jember, ada yang dari luar pulau jawa,” tambah Bupati.
“Percepatan proses tersebut dilatarbelakangi alasan
kemanusiaan. Supaya bisa menjalani bulan Ramadhan dan Idul Fitri
dengankeluarganya masing-masing. Kini semua sudah tenang dan sudah bisa
berkumpul dengan keluarganya juga” ungkap Bupati
Selain menyerahkan surat persetujuan mutasi masuk
dan keluar antar kabupaten (provinsi),
bupati juga menyerahkan SK penempatan masuk dan SK mutasi staf di
lingkungan Pemkab Jember. Rinciannya, SK
mutasi masuk antarkabupaten (provinsi) sebanyak 3 orang, SK Mutasi keluar
antarkabupaten 4 orang, SK penempatan
PNS mutasi masuk antarkabupaten 3 orang. Selanjutnya SK mutasi staf di
lingkungan Pemerintah Kabupaten 28 orang. Saat prosesi penyerahan, ada empat
orang yang berhalangan hadir.
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menjelaskan bahwa Percepatan
mutasi keluar maupun masuk, sejauh ini formasi yang ditinggalkan tidak
menyebabkan gangguan operasional pemerintahan dan pelayanan publik. Selama
formasinya memang memungkinkan, dan mereka ingin dekat dengan keluarga,
mengabdi di kampung halamannya, supaya kinerjanya lebih baik setelah bisa
berkumpul dengan keluarga Pengurusan mutasi itu juga dilayani dengan
sebaik-baiknya. Semua mutasi yang masuk juga ditegaskan tidak ada pungli,
Bupati berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan
sebaik-baiknya, dengan cara berkinerja lebih sungguh-sungguh. "Jalannya
rezeki dan keberkahan diperoleh dari kesungguhan-sungguhan dalam mengemban
amanah," tandas Bupati.(*)
Labels: Pemerintah


<< Home