Sakit Bukan Halangan Untuk Menggunakan Hak Pilih
TEROPONG Jbr – Kondisi kesehatan yang menurun
ternyata tidak menurunkan semangat beberapa orang untuk berpartisipasi dalam
pesta Demokrasi yang terjadi lima tahun sekali. Pada 17 April 2019 ini merupakan
hari pesta demokrasi bagi seluruh masyarakat yang cukup umur, guna berhak
memberikan suaranya untuk pemimpin Indonesia lima tahun ke depan.
Termasuk di RS Bina Sehat Jember tidak sedikit pasien rawat inap yang berharap
agar dapat mencoblos meski sedang sakit. Salah satunya pasien perempuan yang
bertempat tinggal di kawasan Sultan Agung itu harus dirawat di RSBS. . Meskipun
dengan kondisi tangan masih diinfus, keinganannya untuk berpartisipasi dalam
pesta demokrasi tak ingin dilewatkannya. Karena ia juga sudah mendapatkan
undangan untuk mencoblos.
Harapannya agar dapat mencoblos pun terwujud.
Diantar dengan ambulans dan didampingi petugas medis, pasien tersebut datang ke TPS 20. Ia bisa mencoblos meski
tetap memakai infus. “Dari semalem juga kepikirian tapi alhamdulillah ternyata
pihak RSBS bisa memberikan fasilitas kepada saya sebagai pasien. Rasanya lega
bisa nyoblos,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Joni, warga
Kecamatan Ambulu yang tidak sempat mengurus A5 karena harus segera dirawat di
rumah sakit. Di usia paruh bayanya itu, sebenarnya sangat antusias untuk ikut
memilih. “Sudah sempat patah semangat sebenarnya. Sakit, tangan diinfus, TPS
jauh dari RS. Tapi ternyata, pihak RSBS bisa mengakomodir. Baru kali ini saya
tahu ada pasien yang diantar RS ke TPS. Wah, senangnya luar biasa,” ujarnya
sembari tersenyum.
Sementara itu, Direktur RS Bina Sehat Jember, drg,
Yunita Puspita Sari P., M.Kes mengatakan beberapa pasien yang dirawat di RSBS
bersikukuh menggunakan hak pilihnya. Sebab sebelum sakit memang belum sempat
mengurus A5. Oleh karena itu, kami mengupayakan agar mereka tetap bisa memilih.
“Dengan catatan bahwa pasien sudah mendapatkan ijin
dari dokter penanggung jawab agar sementara waktu bisa melakukan pencoblosan di
masing-masing TPS dimana pasien terdaftar,” terangnya. (Tim*)
Labels: Pemerintah

<< Home