Monday, 22 April 2019

PASCA JEBOLNYA JEMBATAN TUA DESA BADEAN KECAMATAN BLIMBINGSARI AHIRNYA DAPAT PERHATIAN DARI PEMERINTAH



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Pasca jebolnya Jembatan tua Desa Badean Kecamatan Blimbingsari ahkirnya mendapat perhatian Aparat Pemerintah Desa, Jembatan tua yg tergolong katagori kumuh ini mulai dulu memang tidak pernah mendapat perhatian sama sekali .


Jembatan yg merupakan Askes Jalan utama masuk Kampung Krajan menuju Ponpes Nurul Huda dan Masjid Jamik Attakwa Desa Badean mengalami kerusakan parah akibat tonase truk pengangkut pasir


Sejarah jembatan yang konon sudah berganti ganti Kepala Desa di perkirakan usianya kurang lebih 40 tahunan , Memang sebelum ada Insiden jebolnya Jembatan itu, Masyarakat tidak heboh, pasalnya sejak tahun 2015 Dana Desa di gelontorkan oleh Pemerintah ke tiap tiap Desa termasuk Desa Badean mendapatkan gelontoran Dana Desa untuk membangun Infrastruktur Jalan


"Dalam sorotan Warga Masyarakat dan media teropong timur new dan Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) TAUFIQ, sudah empat tahapan Desa Badean mendapat gelontoran Dana Desa, tapi yg paling banyak pada tahun 2017 dn 2018 pada masa Kepala Desa PAW NURSAMSI kurang lebih hampir 2 milyar.


Dengan adanya Dana Desa 2017 dan 2018 paling banyak mendapatkan kritikan membangun lewat medsos ,pasalnya Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yg di bentuk olek Kepala Desa tidak pernah diganti sama sekali.

Dana Desa tahun 2017 menitik beratkan pada Infrastruktur yg jumlahnya 36 titik yang tidak terbangun 3 titik , pertanyaanya,??? mungkin Dana Desanya tidak cukup akibat kebanyakan Infrastuktur


Dana Desa 2018 ada 19 titik, Infrastruktur yg mana sudah terkafer semuanya, dalam hal bergulirnya Dana Desa 2017 dan 2018 yg dikelola Kepala Desa NURSAMSI mendapat sototan terkait adanya Jembatan tua yg sangat kumuh tidak tersentuh Dana Desa meski jumlahnya dalam dua tahun mencapai anggka Milyaran Rupiah.


Pemerintah Desa dan segenap Jajaranya termasuk Jajaran BPD berusaha semaksimal mungkin berkoirdinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banyuwangi untuk mengambil langkah dan mengajukan permohonan di Sertai lampiran surat tembusan untuk agar supaya Pemerintah secepatnya untuk memperbaiki Jembatan yang sudah tidak layak atau yang sudah rapuh itu


Pemerintahan Desa lewat akun medsosnya minta doa restu Kepada Masyarakat yang insaallah Pembangunan Jembatan dan Jalan yang di sorot Masyarakat tingkat kekumuhanya sangat memprihatinkan, kabarnya akan segera terealisasi dalam bentuk aspal hotmix


Informadi yang berkembang di Masyarakat semoga realisasi perbaikan Jembatan dan Jalan yg di Publikasikan Kepada Masyarakat cepat kler dan Masyarakat meminta kesungguhan aparat Pemerintah Desa sesuai kenyataan . (TAUFIQ)