Friday, 1 March 2019

Mall Harus Bisa Menjadi Tempat Wisata Edukasi



TEROPONG Jbr – Dengan semakin maraknya pembangunan pusat perbelanjaan (Mall) di Kabupaten Jember, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menegaskan kepada Pengelola Mall agar tempat perbelanjaan harus bisa menjadi tempat wisata edukasi juga. Hal ini disampaikan oleh Bupati saat memberikan sambutan Pembukaan “Panggon Pandhalungan” di Mall Lippo Plaza Jember, Jum’at 1 Maret 2019.

Mall sebagai salah satu pusat perbelanjaan pastinya akan di kunjungi oleh banyak masyarakat dari berbagai kalangan, untuk itu perlu adanya kelengkapan, termasuk edukasi kepada masyarakat. “Seharusnya, pergi ke mall untuk berbelanja, berwisata, juga mendapat edukasi," kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.

Sementara itu Operational Manager Lippo Plaza Glenn Sianturi menjelaskan acara ini juga sebagai  wujud apresiasi kebudayaan yang ada di Indonesia.  Mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Jember, Lippo bersinergi membuat serangkaian acara selama satu bulan penuh di bulan Maret. “Panggon Pandhalungan digelar Lippo Plaza Jember untuk memperingati tiga decade Lippo Malls Indonesia (LMI)” ujarnya.

Glenn menambahkan bahwa Panggon pandhalungan dimulai dengan menampilkan Mini Museum Exhibition untuk pembelajaran tentang kebudayaan Jember. “Khususnya generasi milenial dapat tertarik dan belajar bersama mengenai kebudayaan kota Jember," ujar Glenn Sianturi.

Selain menampilkan kebudayaan, acara itu juga menyediakan berbagai produk UMKM. Mulai dari jajanan tradisional hingga kerajinan tangan.Hal ini sebagai satu awalan, bahwa mall pun harus bisa menjadi panggungnya UMKM dan panggungnya seni tradisional asli Kabupaten Jember, seperti kesenian Ta'butaan dan Canmacanan Kadhuk yang biasa ada di pelosok-pelosok desa.(*)



Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home