TANTANGAN BUPATI JEMBER KEPADA REI ( REAL ESTATE INDONESIA )
TANTANGAN BUPATI JEMBER KEPADA REI (Real Estate Indonesia)
TEROPONG TIMUR ONLINE,Jbr
Komitmen Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR untuk menyediakan rumah murah layak huni bagi masyarakat Jember disampaikan Bupati pada acara Perkenalan Pengurus Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Cabang Jember dan Sosialisasi Program Realisasi 2002 Unit Rumah 2018 di Pendopo Wahyawibawagraha Jember (senin 04/12/2017)
Untuk merealisasikan program 2002 unit rumah layak huni ini Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR bekerjasama dengan BTN dan telah menandatangani kemitraan (Memorandum of Understanding) MoU dengan Direktur Utama Bank BTN.
Pengurus Real Estate Indonesia (REI) Cabang Jember memberikan apresiasi positif terhadap kerjasama yang dilakukan Pemkab Jember dengan BTN untuk merealisasikan 2002 rumah layak huni di Kabupaten Jember. Penandatanganan MoU dengan BTN ini dalam upaya mempercepat perekonomian masyarakat dan membuka iklim investasi di Jember.
Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 2002 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pembangunan ini juga tidak lepas dari insentif yang diberikan Bupati Jember yaitu pembebasan biaya Izin Mendirikan Bangunan atau IMB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Target 2002 unit rumah layak huni untuk Kabupaten Jember sangat realiatis, karena potensi dan stok lahan perumahan di jember, bisa tembus sampai 6 ribu unit. Untuk membangun 2002 unit rumah rakyat, dibutuhkan kurang lebih 60 hektare. Target besar Kabupaten Jember ini jika sampai terealisasi, maka target kerja REI Jatim akan terpenuhi 20 persen.
Diharapkan dengan memiliki rumah tapak yang tak jauh dari tempatnya bekerja, masyarakat juga akan lebih memiliki efisiensi waktu untuk produktifitas kinerja yang lebih baik. Sementara itu, pengembangan rumah tapak ini juga diharapkan meningkatkan perekonomian setempat. (brt/fran)

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home