Thursday, 15 December 2022

Penetapan PPK Kab. Pamekasan Menuai Banyak Protes Sejumlah Peserta PPK


Pamekasan, Www.TeropongTimur.co.id. 

Penetapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilakukan KPU Kabupaten Pamekasan menuai protes dari sejumlah peserta terutama dalan tes wawancara kemarin menemukan banyak kejanggalan, di antaranya ada salah satu peserta yang lulus PPK 5 orang tersebut nilainya di bawah peserta yang tidak lulus, "ajaib bin luar biasa". Salah satunya adalah dalam tes wawancara yang dilakukan oleh 1 komisioner KPU dengan 5 komisioner maka yang lainnya tidak bisa mengetahui kemampuan peserta tersebut, ada juga beberapa teman saya mantan anggota PPK beberapa kali sekarang tidak lulus di tes wawancara. 


Seharusnya KPU itu profesional dan transparan dalam perekrutan PPK tersebut, bukan karena takut tekanan- tekanan partai politik atau para penguasa namun indepedensi yang harus di tekankan dalan perekrutan tersebut. apalagi ada indikasi yang lolos banyak double job dengan sertifikasi kemenag RI.


Salah satu peserta PPK yang ber inisial "AH" dkk pun menegaskan, KPU harus melakukan evaluasi. Karena penetapan itu akan memicu keresahan bagi pihak lain. Utamanya mereka yang terlibat atau menyentuh langsung dalam  pemilu mendatang. Pemilu 2024 sebagai parameter untuk mengetahui keinginan dan kehendak rakyat. 


"Maka yang seharusnya di lakukan oleh KPU Kabupaten Pamekasan dalam perekrutan PPK yaitu orang yang memiliki integritas, berkarakter, jujur, dan memegang teguh keadilan. Prinsip inilah yang perlu disosialisasikan kalau perlu kita cari di masyarakat (peserta PPK)" biar jelas poin-poinnya seperti tes CAT sebelumnya, kalau seperti ini kan tidak jelas skoringnya. sehingga nilai rendah sekalipun bisa lolos. nah, kriteria wawancaranya ini seperti apa? kan tidak jelas? ungkapnya.


Kalau dalam perekrutan sudah ada kecurangan, lebih mengutamakan titipan dari si A, atau penguasa dan pengurus partai misalnya ketimbang yang sudah berpengalaman, maka  evaluasi harus dilakukan. Tentu dengan regulasi yang berlaku. Apabila regulasinya mengharuskan diganti, maka ganti, Ungkapnya.


Sebelumnya, pada hari Kamis (8/12), puluhan orang berunjuk rasa ke Kantor KPU Kabupaten Pamekasan, Jalan Brawijaya, memprotes pola rekrutmen calon anggota PPK di 13 kecamatan atas dugaan curang penuh rekayasa.


Dalam proses rekrutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) dituding tidak dilakukan dengan benar. Terbukti, salah satu anggota PPK yang lulus diduga kuat kader partai politik (parpol) atau titpan dari partai.


Menurutnya, banyak poin penting yang harus diperhatikan KPU dalam rekrutmen PPK. Salah satunya, rekam jejak para pendaftar maupun pelamar dalam artian sekarang yang lulus PPK itu notabeni orangnya A dan B. Kemudian ia juga menyinggung persyaratan kesehatan calon anggota PPK, karena dalam Undang-Undang harus sehat jasmani dan rohani hingga bebas narkoba.


Selanjutnya pada saat sesi wawancara, lanjutnya, KPU tentu harus bisa menilai bahwa anggota PPK siap dalam menghadapi situasi ke depan. Pasalnya, ada tekanan, waktu, dan volume kerja yang begitu tinggi ketika memutuskan menjadi bagian penyelenggaraan pemilu.


Pewarta: Ghafar/ team

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home