"Diduga proyek pembangunan drainase jalan ruas desa Wringin anom, Panarukan salah pakai material"
Situbondo, www.teropong timur news.co.id.
Pengerjaan proyek drainase jalan ruas desa Wringin anom, Panarukan ditemukan material batu yang seharusnya pecah batu namun memakai batu yang utuh dan tidak pecah dan dipasang (Senin, 19 Desember 2022).
Menurut pantauan awak media teropong timur news, pengerjaan proyek drainase jalan ruas di desa Wringin anom, kecamatan Panarukan ditemukan material dalam ukuran besar dijadikan bahan material pengerjaan proyek.
Aktivis Wahyudi bersama rekan Niya menyoroti pengerjaan proyek drainase yang menelan anggaran 99 juta rupiah dari dinas PU bidang Cipta Karya kabupaten Situbondo dan dikerjakan oleh CV. Mitra Ketiga, kepada awak media menerangkan, "kami mempertanyakan apakah material berupa batu tersebut sesuai dengan RAB ? kenapa bukan batu pecah dan kami pertanyakan apakah CV. yang mengerjakan proyek drainase ini mengantongi Kontrak dengan pihak PT./CV. penambang yang memiliki ijin tambang dari kementerian Esdem Jakarta ?? akan kami minta bukti-bukti dari pihak CV. untuk bisa menunjukkan bukti DO, surat jalan, kontrak terkait material batu yang dipergunakan untuk proyek drainase tersebut" tutupnya.
Pentingnya kontrol sosial dan monitoring dalam kegiatan pengerjaan proyek infrastruktur di kabupaten Situbondo.
Pewarta : Joko & Tim



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home