Diduga Jual Minol. Toko yang Diunggah Media Pojokkiri Pada Selasa 21/12/22 Hoax. Pemilik Toko Dirugikan
Menyikapi beredarnya pemberitaan yang diunggah dimedia sosial olah salah satu wartawan Pojokkiri terkait toko/kios yang terletak di Dusun Sambirejo RT 05 RW 01 Desa Sambimulyo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi pada Selasa 21/12/2022 yang diduga menjual pil koplo dan miras, itu tidak benar alias hoax, fakta yang sebenarnya toko tersebut selama kurang lebihnya tiga bulan tutup dan tidak digunakan lagi, alias kosong
foto toko yang diduga jual miras oleh wartawan Pojokkiri melalui sumber dari tim investigasi Lembaga SNI, fakta yang sebenarnya toko tersebut sudah tiga bulan tutup dan tidak digunakan lagi, dan foto yang di maksud dalam pemberitaan tersebut, itupun tidak sama dengan fakta yang sebenarnya. justru foto toko yang sekarang warnanya biru, dan tidak ditempati untuk berjualan, alias kosong
Bukti kuat dugaan yang ditulis oleh wartawan Pojokkiri yang berbunyi: toko ini sering kali berdatangan pembeli dari kalangan remaja yang berbau alkohol dan gelagat mencurigakan, karena setiap keluar dari toko barang yang dibeli di sembunyikan dibalik bajunya, saya meyakinkan bahwa toko yang tidak ada nama tokonya itu menjual minuman beralkohol (Minol)* yang di jelaskan oleh Fikri *tim investigasi Lembaga Setia Nawaksara Indonesia* ( SNI ). Itupun tidak benar dan tidak ada nukti kuat bahwa toko tersebut buka
Dilangsir oleh wartawan teropong timur news dilokasi yang dimaksud, berita yang ditulis wartawan Pojokkiri pada selasa 21/12/2022 itu tidak sesuai fakta yang sebenarnya, oleh karena toko tersebut kondisi tutup dan tidak ditempati/kosong tidak ada barang barang yang dijual
Dikatakan pemilik toko/pengontrak tempat kepada wartawan teropong timur news *Buang Arifin* bahwa toko/kios tersebut sudah kurang lebih tiga bulan tutup dan tidak digunakan untuk berjualan, karena kontraknya sudah habis. dan foto toko yang di taruh di pemberitaan warna coklat itu tidak benar justru warnanya biru, itupun saya ganti cat sudah setahun yang lalu dari warna coklat sampai warna biru, dan orangnya yang buruh ngecatpun masih ada.
Bukti kuat dugaan yang ditulis oleh wartawan Pojokkiri yang berbunyi: toko ini sering kali berdatangan pembeli dari kalangan remaja yang berbau alkohol dan gelagat mencurigakan, karena setiap keluar dari toko barang yang dibeli di sembunyikan dibalik bajunya, saya meyakinkan bahwa toko yang tidak ada nama tokonya itu menjual minuman beralkohol (Minol)* yang di jelaskan oleh Fikri *tim investigasi Lembaga Setia Nawaksara Indonesia* ( SNI ). Itupun tidak benar dan tidak ada nukti kuat bahwa toko tersebut buka
Dilangsir oleh wartawan teropong timur news dilokasi yang dimaksud, berita yang ditulis wartawan Pojokkiri pada selasa 21/12/2022 itu tidak sesuai fakta yang sebenarnya, oleh karena toko tersebut kondisi tutup dan tidak ditempati/kosong tidak ada barang barang yang dijual
Dikatakan pemilik toko/pengontrak tempat kepada wartawan teropong timur news *Buang Arifin* bahwa toko/kios tersebut sudah kurang lebih tiga bulan tutup dan tidak digunakan untuk berjualan, karena kontraknya sudah habis. dan foto toko yang di taruh di pemberitaan warna coklat itu tidak benar justru warnanya biru, itupun saya ganti cat sudah setahun yang lalu dari warna coklat sampai warna biru, dan orangnya yang buruh ngecatpun masih ada.
Mirisnya lagi, oknum wartawan tersebut sering minta minta uang dengan alasan untuk kegiatan, dan minta sumbangan pasir. Secara pribadi mengatas namakan lembaga SNI, oleh karena merasa tertekan, pemilik toko akhirnya memberikan apa yang oknum wartawan minya, dan bukti bukti baik melalui vois rekaman ataupun sms masih ada dan di simpan , "kata pemilik kios.
Melalui pendampingan lsm teropong, akan meluruskan masalah ini agar tidak ada hal hal yang sekiranya merugikan orang lain yang sehingga kurangnya kepercayaan
rilis media teropongtimurnews




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home