Tuesday, 18 October 2022

Aktivis Muda Menyoal Sosok Ketua Paguyuban Alun-Alun Situbondo

Situbondo, www.teropongtimur.co.id


Jatim - Beberapa bulan terakhir aktivis muda Wahyudi menyoal, menyoroti siapa sebenarnya sosok Didik yang ditunjuk sebagai ketua Paguyuban alun-alun Situbondo (Senin, 17 Oktober 2022).

"Saya akan mempertanyakan sosok ketua paguyuban pujasera dan pengelola lahan parkir di dalam alun-alun Situbondo apakah penunjukannua dari instansi terkait secara sistem Lelang, penunjukan langsung menjadi ketua paguyuban pujasera dan lahan parkir di dalam alun-alun sebelah barat atas dasar apa dia ditunjuk ?? siapa yang menunjuk sebagai ketua paguyuban alun-alun Situbondo mekanismenya seperti apa dan bagaimana ?? saya akan soal juga perihal jika ada kelebihan setoran dari hasil penarikan iuran kepada para pedagang untuk shif pagi dan malam hari, iuran harian, tahunan disetor kemana termasuk kelebihan penarikan uang parkir sepeda motor dan mobil ?? bagaimana mekanismenya ? penarikan uang parkir untuk per unit sepeda motor Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah) untuk unit mobil Rp. 4.000,- (empat ribu rupiah), apakah diduga semua penarikan uang iuran harian, tahunan untuk para pedagang di Pujasera, penarikan uang parkir, pengelolaan penarikan di  toilet alun-alun apakah sudah sesuai Perbup, Perda ?? penyetorannya kemana ?? termasuk penarikan parkir sepeda motor dan mobil ada dasar hukumnya, perdanya ?? jika hasil penarikan uang tersebut melebihi ketetapan instansi berwenang kemana larinya uang-uang penarikan tersebut ?? akan saya klarifikasi langsung kepada Didik (ketua paguyuban pedagang) dasar penarikan-penarikan, pungutan-pungutan di area Pujasera dan parkiran di barat jalan apa ?? atas perintah siapa?"  ujar Wahyudi kepada awak media.

Agar perihal penarikan uang parkir, di pujasera menjadi terang benderang dan terbuka.


Pewarta. :  Joko & Triana

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home