*Pawai Tradisi Bumi Argopuro , Dalam Rangka HUT RI KE 77"
Bondowoso, www.teropongtimur.co.id
Hampir di setiap desa dan kecamatan di Kabupaten Bondowoso merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 77 secara besar-besaran. Bahkan Pawai Kemerdekaan tidak hanya dilaksanakan tingkat kecamatan atau kabupaten, kini disetiap desa sudah menyelenggarakan Pawai Kemerdekaan
Dua tahun pandemi membuat peringatan HUT Kemerdekaan tidak dilaksanakan dan di peringatan ke 77 hampir di seluruh desa di Kabupaten Bondowoso menggelar Pawai Tradisi Bumi Argopuro tidak terkecuali Desa Sumber Salak Kecamatan Curahdami.
Warga antusias mengikuti dan menyaksikan karnaval yang dilaksanakan Rabu 31 Agustus 2022. Sebanyak ratusan peserta meramaikan acara Pawai Tradisi Bumi Argopuro yang digelar Kecamatan Curahdami .
Wabup Bondowoso, H. Irwan Bahtiar
Pelepasan Pawai Tradisi Bumi Argopuro oleh Wabup Bondowoso H. Irwan Bahtiar. Sebelum melepas pawai tersebut Wabup memberikan sambutan, yang intinya sangat mengapresiasi camat Curahdami beserta kepala desa di wilayah kecamatan Curahdami. Dengan pawai ini mengangkat budaya lokal tradisional dan ini merupakan ciri khas masyarakat di wilayah kecamatan Curahdami yg secara geografis terletak di kaki gunung Argopuro.
Kepala Desa Sumber Salak, Makbul Budiono
Pawai tradisi Bumi Argopuro diikuti 11desa dan 1 kelurahan, yang tiap desa mengarak tumpeng besar yang berisi hasil pertanian dari desa setempat. Begitu juga dengan desa Sumber Salak yang menampilkan Gunungan yang berisi Hasil Bumi desa Sumber Salak dan drumband "Jabal Nur" dan ikuti oleh semua perangkat Pemdes Sumber Salak di nomor urut 1
Drumband "Jabal Nur" Desa Sumber SalakKepala Desa Sumber Salak , Makbul Budiono mengakui senang bisa menggelar, mengikuti acara Pawai tradisi Bumi Argopuro dalam rangka HUT RI Ke 77 ini. "Warga senang bisa mengikuti pawai Tradisi Bumi Argopuro setelah sekian lama tidak bisa mengadakan, peserta yang mengikuti juga membludak," jelas Makbul.
Barisan Gunungan , PKK dan warga Desa Sumber Salak
Antusias warga mengikuti Pawai Tradisi, lantaran hampir 2 tahun tidak ada kegiatan karena pandemi covid-19. Pakaian adat dan unik yang dipakai sangat menghibur masyarakat.
Barisan PGRI Kecamatan Curahdami
" Tidak hanya siswa, PGRI kec. Curahdami, masyarakat umum, PKK, Karangtaruna juga ikut serta dalam meramaikan Pawai tersebut dengan mengenakan pakaian adat," lanjut Makbul.
Menurut Kepala Desa Sumber Salak rute Pawai adalah start mulai dari Depan SDN Petung 2 sampai ke Garis Finish depan Kantor Kecamatan Curahdami dengan Jarak tempuh +- 5 KM , perjalannan di tempuh peserra kurang lebih sekitar 2 jam an " pungkas Makbul.









0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home