Aksi Damai Menuntut Kenaikan Harga BBM oleh BEM PM Universitas Udayana bersama Elemen Mahasiswa Bali
Bali.www.teropongtimur.co.id
DENPASAR – Pukul 15.16 Wita telah dilaksanakan Aksi Damai oleh Mahasiswa Udayana sebagai koordinator lapangan Sdr. Darryl Dwiputra Hp. 081237178807 (Ketua BEM PM Universitas Udayana) dalam rangka menolak kenaikan harga BBM dan mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi birokrasi BPHMIGAS, dan membrantas mafia migas menarik aparat dari tanah Poran dan mencabut OTSUS mahserta DOB yang diikuti sekitar 80 orang bertempat di Jln. PB. Sudirman Kec.Denpasar Barat, Kota Denpasar. Sabtu (10/09/22).
Beberapa Elemen mahasiswa yang ikut dalam aksi tersebut yakni BEM PM Universitas Udayana, Frontier, Cipayung Plus Bali, Aliansi Pelajar Indonesia Reg. Denpasar dan AMP Bali.
Tuntutan dari aksi tersebut Tolak kenaikan harga BBM., Mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi birokrasi BPHMIGAS, dan membrantas mafia migas, Menarik Aparat dari tanah Papua dan Mencabut OTSUS II dan DOB
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bali Jengah tersebut merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang telah menaikan harga BBM bersubsidi dan mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi birokrasi BPHMIGAS, dan membrantas mafia migas yang dinilai telah menyengsarakan rakyat.
Dalam orasinya para mahasiswa sangat kecewa dengan kenaikan harga BBM subsidi yang dilakukan oleh Pemerintah yang dianggap oligarki, dalam aksi tersebut para peserta aksi mengajak kepada masyarakat Bali untuk menolak kenaikan harga BBM.
Dalam aksi tersebut tergabung juga Aliansi Mahasiswa Papua yang mana dalam orasinya mereka menuntut agar pemerintah segera menyelesaikan pelanggaran HAM yang sampai saat ini masih banyak terjadi ditanah Papua.
Pewarta : Amin




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home