*Warga Masyarakat Sangat Kecewa. Pengerjaan Cor Beton Diwilayah Dusun Kelontang, Gantung Dan Pelaosan Desa Gendoh Terbengkalai, Akibat Pekerja Proyek Jarang Bekerja*
*foto lokasi proyek pengerjaan jalan cor beton wilayah Dusun Kelontang, Dusun Gantung dan Dusun Pelaosan nampak terbengkelai tidak ada satupun yang kerja*
Banyuwangi,wew.teroppngtimur.co.id.
Banyaknya warga masyarakat Dusun Klontang, gantung dan Pelaosan Desa Gendoh Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi sangat kecewa dengan terbengkalainya pengerjaan jalan cor beton yang sedang di kerjakan oleh pihak proyek, diduga sudah lima hari sejak hari minggu tanggal 24 juli 2022 sampai hari Kamis tanggal 28 juli 2022 tidak ada satupun dari pihak proyek yang bekerja
Warga masyarakat mengatakan, jalan cor beton yang sedang di kerjakan oleh pihak proyek membuat warga masyarakat juga pengguna jalan yang lain kecewa. Pasalnya: Diketahui sudah lima hari pihak pekerja proyek tidak ada satupun yang kerja. Menurut warga masyarakat setempat, jalan cor beton di desanya itu bukannya membuat warga dan pengguna jalan lain merasa nyaman, justru malah was was. Bagaimana tidak, semenjak dibangun cor beton kondisi jalan yang sebelumnya dilewati masyarakat pengguna jalan nyaman meskipun kondisi jalan rusak parah, namun sekarang semakin susah dilewati akibat terbengkalainya bangunan cor beton yang pekerja proyek jarang bekerja, "kata warga
“selanjutnya disampaikan warga, jalan yang setengahnya di cor beton, dan yang setengahnya lagi di buat aktivitas masyarakat pengguna jalan, merasa sangat terganggu. Pasalnya: Kondisi jalan yang setengahnya ( yang belum di cor ) rusak parah dengan kondisi bergelombang sangat dalam, ada yang rendah juga ada yang tinggi, sampai banyak kendaraan yang rusak akibat terbentur badan jalan yang terlalu dalam "di sampaikan warga
warga
Warga berharap agar pemerintah dinas PU dapat memperhatikan atau turun langsung kelapangan melihat dengan sebenarnya kondisi jalan yang selama ini terbengkalai, yang hingga kini belum terselesaikan membuat warga kecewa akibat jarangnya pihak proyek bekerja, mungkin dengan jarak lima hari tidak bekerja itu adalah waktu yang cukup panjang, tidak sesuai harapan masyarakat. yang mana awalnya pihak PU pernah bicara dengan salah satu kepala dusun, justru pihaknya (PU ) sendiri meminta bantuan masyarakat untuk menutup total jalan biar bisa menyelesaikan dengan secepatnya, dan jawab masyarakat pun "siap sedia membantu pihak PU" Faktanya, tidak sesuai yang waktu itu di ungkapkan di masyarakat.
"Warga masyarakat sekitar jalan merasa kecewa dan terganggu dengan kondisi jalan yang tak kunjung selesai ini, kami warga berharap agar pemerintah dinas PU dapat turun langsung ke lokasi dan memperhatikan kondisi jalan, karena sudah lama kondisi jalan diwilayah dusun Kelontang, gantung dan Pelaosan ini rusak parah, tetapi begitu di perbaiki malah seperti ini, "jelentreh warga
"Warga masyarakat sekitar jalan merasa kecewa dan terganggu dengan kondisi jalan yang tak kunjung selesai ini, kami warga berharap agar pemerintah dinas PU dapat turun langsung ke lokasi dan memperhatikan kondisi jalan, karena sudah lama kondisi jalan diwilayah dusun Kelontang, gantung dan Pelaosan ini rusak parah, tetapi begitu di perbaiki malah seperti ini, "jelentreh warga
Pantauan di lapangan oleh media teropong timur news, memang benar, sejak hari minggu 24 juli 2022 sampai kamis 28 juli 2022, selain tidak kunjung selesai pengerjaannya, warga lingkungan sekitar sangat kecewa dengan terbengkalainya pekerjaan dari pihak proyek, sehingga membuat banyak keluhan dan kerugian dari masyarakat pengguna jalan.
Rilis: media teropong timur news
Editor: Buang Arifin






0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home