*Kanit Binmas Polsek Songgon Berikan Binluh Waspada Narkoba Dan Wawasan Kebangsaan Terhadap Santri Wati Ponpes Darur Ridwan Desa Parangharjo- Songgon*
Maraknya peredaran obat- obatan terlarang jenis narkoba sekarang ini sangat meresahkan masyarakat di seluruh indonedia, hal ini tidak hanya menjangkit kepada orang dewasa saja, bahkan kepada pelajar sekolah siswa siswipun banyak yang terpengaruh dengan barang terlarang jenis narkoba.
Kanit Binmas Polsek Songgon,, ( Aipta Anton Sugiyanto, SH. M.Hi ) melaksanakan giat penyuluhan tentang waspada narkoba dan wawasan kebangsa'an dan kenakalan remaja serta tertib berlalu lintas kepada santri wati Pondok Pesantren Darur Ridwan Dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Parangharjo Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi pada Selasa 12 Juli 2022 tepat pukul 10.00 sampai 11.30 wib di aula Pondok Pesantren Darur Ridwan
Penyuluhan dan pembinaan orientasi yang di ikuti oleh seluruh santri wati yang disambut baik oleh jajaran pengasuh Ponpes, ( Kyai Arsadani,) beliau adalah menantu dari Ibu Nyai, yang kebetulan juga Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darur Ridwan, dan dapat mendengarkan langsung dengan baik atas penyuluhan dan bimbingan dari Kanit Binmas Polsek Songgon. Aipda Anton Sugiyanto, SH. M.Hi. di aula ponpes Darur Ridwan
"Kegiatan yang memang dilakukan secara rutin oleh Kanit Binmas Polsek Songgon di setiap wilayah binaan-nya yang ada di Kecamatan Songgon. "Dalam kesempatan itu, Kanit Binmas memberikan penyuluhan tentang, waspada bahaya narkoba, mengenal jenis jenis narkoba, dampak penggunaan narkoba dan ancama hukum sesuai undang undang narkotika
Kegiatan dimaksud untuk memberikan pemahaman kepada santri wati ponpes Darur Ridwan agar haham resiko narkoba, sehingga Kanit Binmas mengungkapkan, agar santri wati bisa mengantisipasi secara dini. Oleh karena itu pihak pompes perlu peran aktif agar para santri selalu waspada terhadap bahaya narkoba. "ungkapnya. "Dan Kanit Binmas memberikan wawasan tentang kebangsaan diantaranya, 1). harus mengerti idiologi negara indonesia adalah pancasila dan tidak boleh diganti idiologi apapun, terutama wacana mengganti idiologi pancasila menjadi khilap karena pancasila merupakan konsensus pendiri bangsa, termasuk hadratus syeh KH. Hasyim Asari, pendiri NU
"Juga dikatakan, para santri wati dalam belajar harus disiplin mamatuhi peraturan-peraturan yang ada di pesantren dan bijak dalam bermedsos dan tidak menggunakan-nya dalam hal yang negatif, "kata Aipda Anton
Dihadapan Santri wati Kanit Binmas Polsek Songgon, Aipda Anton Sugiyanto juga berikan Binluh terkait tertib berlalu lintas dan kenakalan remaja. Mengajak seluruh santri wati memahami etika berlalu lintas dijalan raya supaya terhindar dari kecelakaan lalu lintas. "berharap budayakan tertib lalu lintas dan menjadi tauladan dalam berkendara demi keselamatan berlalu lintas, baik di masyarakat maupun lingkungaan pondok atau sekolah. Dan banyak pelajar sangat rentan dan terpengaruh terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja seperti, minum minuman beralkohol, merokok dan bolos sekolah, "pungkas Sipda Anton
Rilis: media teropong timurnews
Editor: Buang Arifin
Pewarta: Yono





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home