Friday, 27 May 2022

Tutup Festival Musik Jalanan, Kapolri Komitmen Bangun Ruang Demokrasi yang Positif untuk menjaga Persatuan

 


Yogyakarta, www.teropongtimur.co.id

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dalam acara melaksanakan menutup kegiatan festival musik jalanan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di museum Benteng Vrederburgh, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (26/5/2022) malam. 


"Baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan terhadap 10 peserta seni dan budaya finalis terbaik festival musisi jalanan yang kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-76. Tentunya ini bagian dari beberapa rangkaian yang ada," kata Sigit. 


Menurut Bapak Sigit, kegiatan ini mewakili komitmen dari Polri yang terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan wadah tempat ataupun membangun ruang demokrasi bagi masyarakat yang positif demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia. 

Dalam memberikan ruang demokrasi, Sigit menegaskan, Polri telah membuat beberapa kegiatan untuk masyarakat menyampaikan aspirasi dan ekspresinya. Sebelum festival musik ini, Korps Bhayangkara telah sukses menggelar lomba mural dan orasi. 


"Maka hari ini kita ajak rekan-rekan untuk memanfaatkan musik sebagai bagian dari kegiatan perayaan hari bhayangkara, untuk bisa digunakan menyampaikan ekspresi. Jadi ini ruang-ruang demokrasi yang kita bangun untuk selalu dimanfaatkan. Karena kita lihat banyak seniman-seniman besar yang kemudian juga menyampaikan keluh kesah ekspresi-ekspresi melalui musik," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.


Kegiatan festival musik Bhayangkara 2022 yang bertemakan 'Setapak Perubahan, Pesan Cinta Untuk Indonesia' ini dibagi ke dalam dua sub tema, yakni 'Suara Hati untuk Polri' dan 'Persembahan Karya anak bangsa untuk Indonesia'. 

Komunitas musisi jalanan hingga kelompok musisi difabel diberikan kesempatan untuk menyalurkan, kritik, saran dan aspirasinya dalam kegiatan tersebut. 


Lebih dalam, menurut Sigit, penyampaian ekspresi atau aspirasi melalui musik bisa juga menjadi lebih efektif dan dapat mewakili suara hati masyarakat luas.


 Sehingga, pesan masyarakat yang disampaikan kepada para pemangku kebijakan akan lebih mudah diserapa dan di mengerti.


"Tentunya kami akan terus mendorong hal-hal seperti ini. Sehingga disatu sisi bagaimana kita menghadapi situasi di tahun politik tentunya akan banyak kegiatan yang menjadi bagian dari menyampaikan ekspresi.


 Yang selalu kita ingatkan bagaimana bahwa ruang demokrasi dan politik tersebut dapat kita manfaatkan dengan baik, dengan memanfaatkan ruang ekspresi yang betul-betul bisa kita jaga, kita salurkan juga sampaikan secara positif," ucap eks Kapolda Banten tersebut.

 

Meski begitu, Sigit menekankan, yang paling terpenting adalah bagai mana cara menjaga kenyamanan dalam penyampaian ekspresi di ruang demokrasi tersebut,  agar tetap selalu mengutamakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 


"Namun di bagian sisi lain aspirasi tersebut, yang paling penting bagaimana kedepanya kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Walaupun kita berbeda-beda suku,agama,budaya,adat,tradisi, karena kemajemukan, itu yang harus kita jaga. Polri tentunya selalu siapa mengawal amanah dan aspirasi rakyat.


Mengamankan ruang demokrasi yang tentunya menjadi bagian untuk terus-menerus harus diisi, diekspresikan sebagai bentuk kritis kita, bentuk kepedulian, kecintaan kita terhadap masyarakat, bangsa dan negara," papar Sigit. 


Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta,yang hadir juga dewan juri, musisi jalanan dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara festival ini.


Sigit berharap, dengan adanya ruang aspirasi dan ekspresi ini, seluruh kritik ataupun masukan dapat dijadikan bahan pertimbangan evaluasi untuk menjadi institusi yang lebih baik lagi dalam melayani mengayomi masyarakat kedepannya agar dapat semakin dicintai dan menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia. 


"Silahkan untuk sampaikan hal-hal yang khususnya buat kami Polri untuk bisa di kritik. Sehingga kita juga mendapatkan masukan dan gagasan sebagai motivasi kami untuk menjalan kan amanah dan kita terus akan berbenah diri. Juga tentunya kami titip kepada seluruh musisi jalanan bagaimana kita terus membangun berkarya mewujudkan  kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia,".

Pewarta ; Tim Saminto/Amin

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home