JALAN AKSES TAMBANG PASER CV. BAROKAH KELUD LOHJINAWI DESA SUMBER ASRI NGLEGOK BLITAR TERANCAM DI TUTUP WARGA.
Blitar, www.teropongtimur.co.id
Aktivitas mobil Dam trak pengangkut hasil tambang CV Barokah Kelud Lohjinawi yang berada di perbatasan kabupaten Blitar Kediri membuat resah warga Sekitar tambang.
Keberadaan lokasi tambang tersebut berada di desa Sumber Asri kecamatan Nglegok kabupaten Blitar yang tepatnya berbatasan dengan Desa Manggis kecamatan Ngancar kabupaten Kediri Propinsi Jawa timur.
Adapun keresahan tersebut berasal dari warga Dusun Margorejo desa Manggis kecamatan Ngancar kabupaten Kediri, di karenakan sebagian Jalan desanya di Lalui hilir mudik oleh mobil dam trak bermuatan hasil tambang Paser yang berasal dari CV. Barokah Kelud Lohjinawi Tanpa ada koordinasi / pemberitahuan kepada warga.
Seperti di sampaikan beberpa warga Dusun Margorejo Desa Manggis, Ngancar Kediri yang enggan di sebut namanya, mengatakan pada media ini , para warga di dusun kami saat ini merasa resah dengan adanya jalan desa kami yang berada di sebelah selatan dusun Margorejo desa manggis , di lewati lalu lalang oleh puluhan mobil dam Trak penambang tanpa ada sosialisasi , koordinasi terlebih dahulu.
Masih kata para warga, kami selaku warga dusun Margorejo sudah mengadu ke pihak kepala desa Manggis beberapa hari yang lalu, kalau memang tidak ada tindakan dari pemerintah desa kami maka warga dusun Margorejo akan segera menutup akses jalan tersebut. Jelas beberapa warga dengan nada geram
Secara terpisah di temui Kepala desa Manggis kecamatan Ngancar kabupaten Kediri, KATIRAN mengatakan, pihaknya membenarkan dengan adanya keluhan beberapa warga dusun Margorejo terkait Jalan desa yang di gunakan mobilisasi hasil tambang oleh CV Barokah Kelud Lohjinawi tanpa adanya koordinasi ke warga maupun pemerintah desa manggis
Sehingga kami berharap pihak CV Barokah Kelud Lohjinawi selaku pemilik tambang secepatnya melakukan koordinasi ke pihak pemerintah desa manggis, dan nantinya akan kami teruskan mensosialisakan ke warga Dusun tersebut agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan bersama, Namun apa bila dalam waktu dekat pihak penambang tersebut tidak mau melakukan hal itu maka kami selaku Kepala desa akan mendukung penuh upaya warga kami agar tidak terjadi Fitnah dan kerusakan jalan yang di timbulkan akibat mobilisasi penambang tersebut , jelas Katiran.
Secara terpisah di temui Pungki Praja Jatmika di kantor CV. Barokah Kelud Lohjinawi selaku KTT tambang, mengatakan, pihaknya segera menemui Pemerintah Desa manggis dalam waktu dekat guna menyelesaikan permasalahan ini.
Pewarta : MISYADI

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home