Saturday, 26 February 2022

"Haji S memberikan klarifikasi kepada awak media"

 



Situbondo, www.teropongtimur.co.id

Sabtu, 26 Februari 2022, Debitur yang sudah lama menjadi nasabah bank BRI menyatakan kekecewaannya atas ulah oknum BRI cabang Situbondo yang beralamat di jalan A. Yani, kelurahan Dawuhan, Situbondo, "waktu saya tidak ada di rumah, keluarga saya didatangi oleh 2 Oknum Bank BRI cabang Situbondo dan mencoret-coret dinding, kaca rumah yang saya tempati sampai-sanpai anak saya ada yang shock, trauma melihat ulah oknum bank.BRI cabang Situbondo yang mencoret-coret dinding, kaca rumah yang saya tempati bersama keluarga, padahal tahun 2007 sudah ada putusan damai saya harus membayar hutang saya 447 juta kepada BRI cabang Situbobdo tapi akhir-akhir kata oknum BRI Cabang Situbondo kalau mau nebus tanah dan rumah saya kira-kira kurang lebih 1 miliar lebih karena sudah dilelang oleh kantor Lelang Jember  alasannya, ya saya sangat keberatan kenapa bisa dilelang padahal sudah ada putusan penetapan hutang saya 447 juta"  ujarnya kepada   awak media dengan kesal.


Polemik agunan bank BRI cabang Situbondo atas obyek tanah dan bamgunan yang awalnya milik haji S, desa Kalianget, kecamatan Banyuglugur, Situbondo sudah lama terjadi namun masih alot dan tidak ada titik temu.


Stetmen H. Armuyu dari bank BRI cabang Situbondo, "kami BRI masih membuka pintu lebar-lebar kepada haji S untuk membeli kembali obyek tanah dan bangunan  kapan saja, tapi harus riil bukan penyelesaian hanya janji-janji saja" ujarnya.


Pewarta. : Wahyu & Tim

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home