Disoal Warga Bantuan Sapi Ternak Program 2020, Di Desa Selomukti
Pemberian bantuan
hewan ternak disambut baik, namun sayangnya
bila hewan ternak tersebut di duga jadi ajang korupsi demi kepentingan pribadi,
yang harusnya di kembangkan bukan di jual.
Salah satu
warga yang mengangon hewan ternak tersebut mengatakan “saya sangat prihatin ketika
dirinya mengetahui sapi itu di jual tidak ada kompensasi sepeserpun, sebab terhitung sejak awal hingga sapi tersebut
laku, saya hanya dijanjikan kompensasi
per harinya 15 ribu untuk pembelian pakan. Namun hingga sekarang hanya omong
kosong”, cetusnya dengan nada geram.
Hal senada
juga dikatakan warga yang tidak mau disebut namanya “ Iya mas, itu sejak sapi
itu terjual hingga kini tidak ada kompensasi apapun, anehnya kelompok terkesan tetap enjoy seakan tidak
ada beban pada kami, padahal kami berjuang
mencari rumput( ngarit) di sawah tak peduli itu panas maupun musim hujan,
bayangkan susahnya kami saat itu mas”,
Tuturnya.
Saat dikonfirmasi
melalui seluler, budi sebagai poktan tersebut
membenarkan bahwa sapinya sudah di jual 4 ekor, laku 19.500.000,- keseluruan dalam
4 ekornya. Dengan pembelian awal ada yg 6 hingga 7 juta untuk harganya relativ
mas. Pungkasnya.
Pewarta :
Mos/Bahul/Sur


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home