Tuesday, 2 November 2021

Disoal Warga Bantuan Sapi Ternak Program 2020, Di Desa Selomukti


Teropong Timur News-Program Pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat bukan justru sebaliknya seperti yang terjadi di Desa Selomukti Dusun Pengabetan Barat, Persoalannya bantuan ternak sapi,  masih terus menjadi perbincangan hangat di kalangan warga masyarakat, program tahun 2020 lalu, bahkan persoalan ini kembali mencuat setelah beberapa warga yang di percaya untuk mengangon sapi merasa kecewa. Pada kelompok tani yang tidak sukses mengembangkan hewan ternak bantuannya. Bahkan sudah terjual 4 ekor dari 8 ekor sapi yang ada.

 

Pemberian bantuan hewan ternak disambut baik,  namun sayangnya bila hewan ternak tersebut di duga jadi ajang korupsi demi kepentingan pribadi, yang harusnya di kembangkan bukan di jual.

 

Salah satu warga yang mengangon hewan ternak tersebut mengatakan “saya sangat prihatin ketika dirinya mengetahui sapi itu di jual tidak ada kompensasi sepeserpun,  sebab terhitung sejak awal hingga sapi tersebut laku,  saya hanya dijanjikan kompensasi per harinya 15 ribu untuk pembelian pakan. Namun hingga sekarang hanya omong kosong”, cetusnya dengan nada geram.

 

Hal senada juga dikatakan warga yang tidak mau disebut namanya “ Iya mas, itu sejak sapi itu terjual hingga kini tidak ada kompensasi apapun,  anehnya kelompok terkesan tetap enjoy seakan tidak ada beban pada kami,  padahal kami berjuang mencari rumput( ngarit) di sawah tak peduli itu panas maupun musim hujan, bayangkan susahnya kami saat itu mas”,  Tuturnya.

 

Saat dikonfirmasi  melalui seluler, budi sebagai poktan tersebut membenarkan bahwa sapinya sudah di jual 4 ekor, laku 19.500.000,- keseluruan dalam 4 ekornya. Dengan pembelian awal ada yg 6 hingga 7 juta untuk harganya relativ mas. Pungkasnya.

 

Pewarta : Mos/Bahul/Sur


PT teropong post jaya, media cetak & online teropong timur news

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home