Proyek Pembangunan Program (P3-TGAI) Yang Menelan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar Diduga Pekerjaannya Tidak Sesuai Spesifikasi Teknik
Pasalnya Proyek Irigasi senilai 195 juta dan bersumber dari Dana APBN yang merupakan perbaikan, Rehabilitasi atau Peningkatan jaringan irigasi itu diduga di kerjakan asal-asalan dan tidak sesuia dengan Spesifikasi Teknik.
"Saya sangat kecewa dengan mutu pembuatan saluran irigasi tersebut, baru selesai di kerjakan sudah retak-retak, kalau tidak percaya bisa langsung ke lokasi yang ada di Pesanggrahan, disana bisa dilihat sendiri seperti apa pekerjaan mereka," kata Wahyudi aktivis muda asal Situbondo kepada awak Media Teropong Timur News, Sabtu (21/08/2021)
"Lanjut Wahyudi, dirinya mempertanyakan fungsi kontrol dari Tim Pendamping Masyarakat dan Juga Aspirator itu apa? Karena saya lihat, pekerjaan yang ada diseluruh Kecamatan Jangkar diduga amburadul, baru saja selesai di kerjakan sudah retak-retak,berarti anggaran ratusan Juta Rupiah untuk Program P3-TGAI tersebut menjadi sia-sia.
Sementara itu sudah 4 kali awak Media mendatangi rumah Aspiratornya, dan sangat kesulitan untuk menemui ibu Ida selaku aspirator dan juga istri dari anggota DPRD Situbondo ini, untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.
" Saya sudah mendatangi rumahnya, dan tidak pernah menjumpainya, terkesan selalu menghindar dari awak Media ibu Ida itu mas," tutup Wahyudi
Sampai berita ini ditayangkan, pelaksana proyek tersebut belum dapat di hubungi untuk di mintai tanggapan dan konfirmasi peritahal pekerjaan proyek tersebut
Pewarta : Benny H



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home