Kilas Bilik 6 Tahun Bersama Climate Change Frontier (Ccf)
Bondowoso,www.teropongtimur.co.id.
Baskoro selaku Founder CCF mengatakan *Sejak tahun 2015 kami telah berkomitmen untuk menjadi bagian dari sebuah perubahan tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia*.
Apa yang disampikan oleh Baskoro CCF ini pun bukan sekedar omong kosong belaka. Jika di lihat dari perjalanan panjang gerakan mereka sejak tahun 2015, kita bisa melihat mereka juga aktif dalam beberapa gerakan internasional seperti Global Climate March tahun 2015 dimana mereka turun ke jalan sehari sebelum pelaksanaan Paris Global Climate Change Conference 2015 di Jakarta, Bali dan Penang Malaysia. Mereka juga pernah melakukan protes saat pelaksanaan G20 Summit 2019 di Jepang, dimana mereka mengajukan usulan untuk pembatasan ukuran penggunaan botol plastik.
Begitu juga yang mereka lakukan di Indonesia. Gerakan mereka terkait mengurangi plastik sudah dilakukan sejak tahun 2015. Dimulai dari Totebag Campaign, dimana mereka membagikan totebag secara gratis kepada masyarakat sebagai pengganti tas plastik, Gerakan #byesedotanplastik yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik untuk para pelaku usaha seperti cafe, hotel, dan resto, sampai pada usulan terkait pembatasan ukuran botol plastik. Tidak sampai disana saja, mereka juga bergerak dalam Selamatkan Hutan Indonesia, dimana mereka mengajak masyarakat untuk menjaga hutan di daerah mereka masing-masing. Salah satu yang telah mereka lakukan adalah membuat Persemaian Mandiri di Lereng G Arjuna. Bekerjasama dengan Cantigi Eco Adventure.
Gerakan CCF di saat Pandemi Covid 19
Saat Indonesia dilanda Pandemi Covid 19, kejadian ini pun tidak menyurutkan mereka untuk tetap berbuat sesuatu bagi masyarakat. “Untuk sementara kami fokus membantu masyarakat dimasa pandemi ini. Karena kami melihat hal ini paling urgent yang harus didahulukan” imbuh Baskoro CCF.
Komunitas ini memang penuh dengan cerita dan aksi turun langsung ke masyarakat. Memasuki akhir tahun 2020 sampai hari ini, komunitas ini mengalihkan perhatiannya untuk membantu masyarakat dari sisi ekonomi.
Baskoro CCF mengatakan “Masyaraskat sebenarnya lebih butuh sumber penghasilan dari pada bantuan sosial”. Mereka tidak hanya bergerak dalam membantu umkm saja dari sisi promosi lewat UKM Digi CCF namun mereka membuat usaha-usaha baru untuk masyarakat agar mereka memiliki sumber penghasilan lewat Gerakan 1000 Usaha Mandiri CCF.
"Mereka tidak hanya membantu bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat desa lewat Program Aksi Mitra Ekonomi Desa namun juga bergerak lewat Gerakan #2 kuproduklokal untuk menumbuhkan kecintaan dan kebangaan atas produk buatan Indonesia.
Tetap Berkarya dan Berbuat Kebaikan CCF. Selamat Ulang Tahun Yang Ke 6
(eko)





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home