Sunday, 4 October 2020

Kekurangan Air Petani Curah Kalak Mengadu Ke Kepala Desa

SitubondoTeropong Timur News




Musim kemarau mulai berdampak pada lahan pertanian desa Curah Kalak Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo. Sebagian lahan pertanian didesa curah kalah mengalami kekeringan dan mati, Begini penampakannya.
Sabtu 26 september 2020 Kepala Desa curah kalak M. Matnaji SH menerima pengaduan dari petani yang lahannya kekurangan air, hingga mengakibatkan lahan kering. 
Tanpa pikir panjang kepala desa Curah Kalak didampingi ketua HIPPA dan perangkat desa juga juru air Curah Kalak Palangan langsung meninjau kelapangan dan menyusuri tempat tempat yang dikeluhkan warga. 
Setelah melihat langsung keadaan dilapangan kades Curah Kalak, ketua Hippa,  juru air dan sublok desa Curah Kalak membuat kesepakatan penyetelan pintu air dari hulu sampai hilir (enam juru pengairan wilayah DI Banyu Putih) disetujui oleh kepala UPTD pengairan cabang Arjasa. Dan apabila terjadi penyalahgunaan wewenang dan hak air diwilayah masing masing juru oleh oknum akan dilaporkan pada dinas terkait dengan sanksi yang sudah ditentukan oleh dinas. 
Sabtu 3 oktober 2020 dihadiri ketua Hippa H.Hasan jasuli,mantri tani, semua sublok dan perwakilan petani kepala desa Curah Kalak mengundang mereka keaula balai desa Curah Kalak dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 
Mereka duduk bersama dan disepakati uji coba sistim tutup mati untuk mengatasi masalah lahan kering. 
"besar harapan kami mbk,agar ada bantuan pengeboran dari dinas terkait untuk mengatasi permasalahan didesa kami" ungkap kades Curah Kalak yang kerap disapa pak Matnaji saat diwawancara oleh media Teropong Timur News.

Pewarta : Niar

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home