Ritual Adat Petik Laut Kembali Digelar Nelayan Puger
Pada sambutannya Bupati
mengatakan bahwa ritual petik laut Puger rutin
dilakukan setiap tahun, sebagai salah satu ritual adat yang bersifat religius
untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.
“Serta, agar para nelayan selamat dalam melalut dan
mendapatkan rezeki yang barokah untuk keluarganya,” ucap Bupati Jember, dr.
Faida, MMR.
Dalam rangkaian acara tersebut sebelum
ritual melepas larung sesaji pada masa
pandemi Covid-19 ini, Bupati mengikuti arak-arakan bersama
masyarakat Puger dengan membagikan ratusan masker.
Barisan masyarakat pembawa larung sesaji
itu diiringi pawai budaya dengan kostum adat. Tampilan mereka pun menarik
masyarakat. Meski
cukup ramai, peserta arak-arakan tetap menggunakan masker. Hal ini sebelumnya
sudah diwanti-wanti oleh Bupati. “Acara ini harus mematuhi
protokol Covid-19, dan menjadi contoh dan teladan untuk masyarakat. Jadi, wajib
gunakan masker dan jaga jarak, ”ucapnya.
Acara petik laut kali ini, menurut
bupati, paling sederhana dari sebelumnya. Ini situasi pandemi. Meski demikan,
suasananya tetap sangat meriah. “Masyarakat
yang antusias mengikuti ritual ini, dan kegiatan ini akan terus menjadi
kegiatan tahunan kabupaten setelah pandemi usai,” pungkasnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home