Bantuan Gedung BLK Komunitas Kemenaker RI Di Desa Badean
Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren (ponpes)Alkalam Kampung Kitab Kuning KH SUNANDI, ZM.Pd. Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi mendapat gelontoran dana dari APBN sebesar 500 juta untuk membangun sebuah Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) tahun 2020 sedang berjalan
Sebuah yayasan yang berlokasi di rumah kediaman pribadi KH. SUNANDI tersebut di buat ngajar ngaji anak anak
Terkonfirmasi di rumah kediamannya, KH. SUNANDI mengatakan bahwa pendiri dan pemilik serta pembina yayasan Ponpes Alkalam Kampung Kitab Kuning adalah saya sendiri, "jelasnya KH Sunandi
Terkait Bantuan Gedung BLK Komunitas yang cair dan dalam proses pembangunan sudah melalui proses verifikasi dari Kemenaker RI sesuai syarat syarat dalam proposal atas nama yayasan ponpes alkalam kampung kitab kuning di direktorat jendral Kemenaker RI
Di katakan juga oleh KH. SUNANDI syarat untuk mengajukan proposal bantuan gedung BLK komunitas adalah lahan yang memenuhi persyaratan dan yayasan sendiri, mengajukan proposal berdasarkan sertifikat tanah milik yayasan, kebetulan tanah yang di bangun gedung bantuan BLK komunitas tersebut saya dapat beli bahkan sudah satu tahun yang lalu, "terangnya
DI tanya terkait susunan pengurus yayasan KH, SUNANDI tidak mau menjelaskan sama sekali siapa ketuanya siapa bendaharanya dan siapa sekretarisnya sampai saat ini belum terkonfirmasi sama sekali.
Tidak terkonfirmasinya struktural kepengurusan yayasan jelas menjadikan pertanyaan publik masalahnya, Undang Undang no 16 tahun 2001 yang di ubah Undang Undang no 28 tahun 2004 tentang yayasan telah di atur yang namanya organ yayasan dalam Anggaran Dasarnya sesuai badan hukum Kemenkumham yayasan yang berbadan hukum.
Dalam juknis Gedung BLK komunitas 2020 ada klausul kepengurusan swakelola yang tertuang dari unsur kepengurusan, di antaranya bagian unsur pengelola keuangan yang organnya terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris, di samping itu ada organ dari pengelola kegiatan yang merupakan tokoh dari unsur kepengurusan dari yayasan tersebut.
Dengan tidak terkonfirmasinya struktur kepengurusan yayasan KH. SUNANDI tersebut menjadi sorotan publik pasalnya yayasan tersebut menerima bantuan yang cukup besar untuk di kelola seharusnya transparan, dimana jelas bahwa sebuah yayasan yang berbadan hukum dan terdaftar di kemenkumham struktur kepengurusannya terpublikasi dan harus patuh apa kewajiban pembina dan apa tugas pengawas dalam struktur kepengurusan dalam Anggaran Dasar yang di buat yayasan tersebut
"Kepala Desa Badean NURSAMSI mengakui bahwa pihaknya menandatangani keberadaan dan kedudukan hukum yayasan ponpes alkalam kampung kitab kuning yang berlokasi di kediaman rumah pribadi KH SUNANDI itu, " Kata Kades Nursamsi
"Dan Kades NURSAMSI tau kalau rumah kediaman pribadi KH. SUNANDI buat kegiatan ngajar ngaji anak anak, dan masalah yayasan yang di asuh KH. SUNANDI dapat bantuan membangun Gedung di wilayah pemerintahan Desa tidak ada pemberitahuan sama sekali alias tidak ada tembusan baik dari pihak yayasan, kecamatan, bahkan dari pihak Kemenaker kalau pihak desa di mintai keterangan terkait program bantuan, status tanah yang di bangun apa itu tanah orang lain, tanah hibah, tanah wakaf atau tanah milik yayasan bahkan tanah milik pribadi pengasuh yayasan, yang jelas saya (NURSAMSI Kades) tidak tau sama sekali dan tidak ada catatan di atminit rasi desa. "pungkasya
Di sisi lain teropong timur news mencoba menggali data lebih dalam di lokasi proyek yang tidak jauh dari kantor Desa Badean, dari salah satu pekerja di konfirmasi di bayar harian sebesar seratus rubu (100) ribu perhari, "katanya, ...dari keterangan pekerja tersebut upah tukang tidak sama dengan kuli, dan dikatakan jumlah pekerja sebanyak sepuluh (10) orang, sembilan (9) orang dari luar Desa Badean satu (1) orang dari Badean, "jelas pekerja yang tidak mau di sebut namanya
Publik menyoroti, di saat masa pendemi covid-19 banya warga masyarakat Badean terdampak juga butuh penghasilan, yang seharusnya patut di sayangkan oleh Pengasuh Yayasan Ponpes Alkalam Kampung Kitab Kuning KH. SUNANDI (Pengelola bantuan pemerintah) untuk memperkerjakan orang desanya sendiri, justru memperkerjakan orang lain dari luar desa Badean
Sorotan lain, semoga pengasuh sekaligus pembina yayasan ponpes Alkalam Kampung Kitab Kuning desa badean yang seorang KH, SUNANDI MZ Pd menjalankan amanah yayasan dalam kedudukannya sebagai pembina
Pewarta: Taufik
Editor: Buang A





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home