Wabup Hadiri Peringatan HBA ke-60 Kejaksaan
TEROPONG JBR – Peringatan (HBA) Hari Bhakti Adhyaksa
ke-60 yang dihadiri oleh Wakil Bupati Drs. KH. A. Muqit Arief digelar di
Universitas Jember, Senin, 20 Juli 2020. Acara itu diisi dengan penandatanganan kesepakatan
bersama bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara Universitas Jember
dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Universitas Jember diwakili langsung
oleh Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng. Sedang Kejari
Jember diwakili Kepala Kejari (Kajari) Dr. Prima Idwan Mariza, SH., M.Hum.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan
selamat Hari Bhakti Adhiyaksa ke-60. “Kami berharap, jajaran penegak hukum di
Indonesia, khususnya kejaksaan, bisa terus tegar, berkreasi dalam rangka
penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya.
Lebih jauh Wakil
Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, menyatakan, bahwa penegakan hukum
menjadi salah satu indikator sebuah negara hukum. Semakin ditegakkannya hukum,
maka wujud dari negara hukum semakin terasa. Ketika penegakan hukum ini tidak
bisa optimal, maka yang merasakan dampaknya adalah masyarakat. “Insya Allah,
kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya, terutama dalam penegakan hukum di
Indonesia,” ujar wabup.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Jember, Dr.
Ir. Iwan Taruna, M. Eng, menyampaikan, kejaksaan merupakan salah satu praktisi
penyelenggara di bidang hukum dan Unej merupakan penyelenggara di bidang
pendidikan yang memiliki prodi di bidang hukum. “Kita butuh stakeholder untuk
bekerjasama. Salah satunya dengan Kejaksaan Negeri Jember,” terangnya.
Rektor menjelaskan, mahasiswa pada tiga semester
akhir diberi hak untuk belajar di luar prodinya. Kesempatan ini membuat
mahasiswa tidak hanya magang, tetapi juga bisa menyampaikan opini. “Seperti
opini dalam penyusunan berkas dakwaan, sehingga mahasiswa tahu penyusunan berkas
perkara dari awal hingga akhir,” jlentrehnya.
Sementara itu Kajari Jember Prima menjelaskan,
penandatanganan kesepakatan bersama antara Universitas Jember dengan Kejaksaan
Negeri Jember bertujuan untuk saling menguatkan.
Di akhir acara Kajari Jember Prima menyempatkan
meluncurkan buku yang berjudul “Adhyaksa Penegakan Hukum dalam Perspektif Nilai
Budaya, Historis, dan Kearifan Lokal” yang merupakan hasil karya Kajari Jember
sendiri. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home