Monday, 13 July 2020

PAC Partai Demokrat Desa Badean kandidat Bakal Calon Hippa



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.


Pesta Demokrasi masayarakat kelompok tani Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi telah menetapkan tiga Bakal calon Ketua Hippa yang di gelar di pendopo kantor Desa Badean minggu malam 12/7/2020.

Menariknya salah satu bakal calon bernama SURUJI no urut 1 dari salah satu partai politik Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat Desa Badean mencalonkan ketua Hippa demi untuk kepentingan dan kemajuan warga masyarakatnya

Menariknya lagi no urut 2 MULTAJAM, yang sebelumnya tidak sejalan dengan kepengurusan Hippa sebelumnya yaitu Hippa Mitra Tani.

Bakal calon no urut 3 adalah ketua Hippa Mitra Tani berdasarkan Sk kepala desa NURSAMSI periode 2018 sampai 2023 dan juga ketua Hippa Handayani versi ADRT 23/3/2020.

Fenomena unik yang berhasil di himpun awak media teropong timur news, pasca penjaringan hingga penetapan bakal calon ketua hippa Handayani versi ADRT 23/3/2020 menui protes dari ketua Gakpoktan, MUJAMIL yang juga ketua kelompok tani Hasanudin wilayah dusun jatisari bersama ketua kelompok tani Brawijaya SAMSUL HADI wilayah dusun Donosuko dan MURTAPIK ketua kelompok tani Panji laras wilayah dusun Krajan.

Pemerintah Desa Badean menyelenggarakan kegiatan pemilihan ketua Hippa bertujuan untuk menstabilkan situasi dan keadaan organisasi Hippa yang selama ini di anggap tidak stabil. "ketidak stabilan Hippa karena gonta ganti kepemimpinan sejak Kades Pergantian Antar Waktu PAW, NURSAMSI mengambil alih keadaan.

Dari sumber data kades NURSAMSI menunjuk dua stafnya yang defenitif yaitu IQBAL selaku bendahara Hippa dan SAUKI menjadi sekretaris yang diketuai H. IKSAN yang berikutnya mencalonkan lagi.

Selanjutnya Kades NURSAMSI menunjuk H. SUTARJO menjadi Bendahara langsung yang di duetkan dengan RISPANDI menggantikan dua staf desa akibat kritikan masayarakat terkait rangkap jabatan.

Anggaran untuk pelaksanaan pemilihan ketua Hippa informasi yang berkembang di ambilkan dari sisa kas Hippa sebesar 3 juta yang bersumber dari dana iuran sejak bulan januari 2020 kisaran 12 juta dari bendahara Hippa lama yaitu Mitra Tani.

Proses penetatapan bakal calon ketua Hippa Handayani berjalan tinggal pemungutan suara meski di warnai mosi protes dari kelompok yang nantinya gol put pastinya akan memberikan nuansa akan menjadi beban berat calon terpilih nantinya.

Sementara pihak pihak dari kelompok tani kontra selama ini tidak mengikuti acara dalam rapat rapat yang di selenggarakan pihak panitia pasca wolk Out pembentukan dan pembacaan ADRT versi Hippa Handayani pada saat itu.

Publizer: Taufiq
Editing: Buang A

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home