Bupati Jember Jadi Narasumber Seminar Virtual
TEROPONG Jbr - Keberhasilan
pengelolaan anggaran daerah untuk menghadapi Pilkada 2020 membuat Bupati
Jember, dr. Faida, MMR, didapuk menjadi narasumber seminar virtual yang
diselenggarakan oleh Kemeterian Dalam Negeri. Webinar yang mengangkat
tema “Dukungan Pendanaan Pilkada tahun 2020” tersebut diikuti oleh para kepala
daerah maupun pimpinan lembaga negara lainnya di Indonesia. Di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa,
16 Juni 2020.
Pada kesempatan itu Bupati
menegaskan bahwa Pilkada menjadi
tanggung jawab Kepala Daerah untuk menganggarkan di APBD. Anggaran
itu juga perlu disiapkan untuk menghadapi situasi Covid-19. Anggaran untuk Pilkada,
menggunakan mekanisme hibah daerah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu
Jember telah mendapatkan dana hibah tersebut.
Dengan terjadinya wabah virus korona, bupati mengajak
dua lembaga tersebut untuk melakukan rasionalisasi anggaran. Rasionalisasi itu
dilakukan pada anggaran kegiatan pertemuan di luar kota, yang memang tidak
mungkin dilakukan dalam situasi Covid-19. Upaya ini membuat penghematan anggaran
hingga mencapai Rp. 3 miliar.
Namun, situasi wabah juga mengharuskan
ada tambahan anggaran. Penambahan itu akibat ada kebutuhan tambahan jumlah
tempat pemungutan suara (TPS). Ada
penambahan 362 TPS. Termasuk penambahan untuk honor petugas maupun pengelola
TPS tambahan tersebut.
Meski demikian, penghematan masih tetap
terjadi. Anggaran perjalanan dinas luar kota yang digunakan membiayai
penambahan TPS dan honor petugas masih ada sisa. “Masih ada sisa 330
juta rupiah, dan anggaran tersebut ditetapkan sebagai anggaran cadangan,”
ungkap Bupati.
Lebih jauh Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Jember tidak memerlukan perubahan
jumlah anggaran yang tertera dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) milik
KPU maupun Bawaslu sebelumnya.
Terkait pelaksanaan protokol
kesehatan saat pemungutan suara, bupati menjelaskan bahwa KPU dan Bawaslu telah
mengajukan anggaran untuk itu. Kebutuhan seperti alat
pelindung diri, rapid test, masker, cairan pencuci tangan, dan alat pemeriksa
suhu dipenuhi melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT) pada APBD Kabupaten
Jember tahun 2020.(*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home