Rumah Warga Dusun Rampan Desa Cantuk Terbakar Akibat Lalai Mematikan Tungku Yang Habis Dibikin Masak
Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.
Disaat menghadapi Pandemi covid-19 ini, salah satu rumah milik warga, Ibu Saudah (janda) Dusun Rampan Desa Cantuk Terbakar, Api yang melalap bagian dapur rumah akibat korban lalai mematikan tungku/Bengahan usai masak
Kejadian ini tepat pukul 11.00 kebakaran rumah tersebut bagian dapur, dengan begitu cepatnya api melalap dinding rumah yang terbuat dari geribik atau gedig hingga ke atap rumah bagian belakang
Dengan sigapnya setelah mendapat laporan dari warga, kepala dusun Rampan Abdul Kohar langsung mendatangi tempat Kejadian untuk memastikan keberadaannya. "dari hasil olah TKP dilokasi dan pantauan awak media, dengan terbakarnya rumah bagian dapur milik Ibu Saudah dengan cepat dan sigap dipadamkan oleh warga masyarakat sekitar dengan memakai alat apa adanya sehingga kobaran api tidak menjalar kedepan dan rumah warga yang lain, juga tidak ada korban yang lain.
Setelah dikonfirmasi awak media teropong timur news, Buang Arifin, Ibu Saudah menjelaskan, mengaku lupa mematikan api yang ada didalam tungku/Bengahan tempak ia memasak, dan disebelah tungku/bengahan tersebut terdapat tempurung atau kupasan dari buah kelapa/sepet, disitulah kemungkinan besar api bisa menjalar lewat sepet langsung menjalar kedinding gedig tersebut. "Selanjutnya, disaat terbakarnya dapur rumah tersebut beliau pergi kesungai mandi dan mencuci pakaian. "jelasnya.
Beruntung atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah (Ibu Saudah-red) mengalami kerugian materi berupa alat dapur, alat-alat rumah berupa kasur, pakaian dan yang lain
Dengan sigapnya setelah mendapat laporan dari warga, kepala dusun Rampan Abdul Kohar langsung mendatangi tempat Kejadian untuk memastikan keberadaannya. "dari hasil olah TKP dilokasi dan pantauan awak media, dengan terbakarnya rumah bagian dapur milik Ibu Saudah dengan cepat dan sigap dipadamkan oleh warga masyarakat sekitar dengan memakai alat apa adanya sehingga kobaran api tidak menjalar kedepan dan rumah warga yang lain, juga tidak ada korban yang lain.Pewarta/Editor: Buang Arifin



1 Comments:
Kampung ku...lama gk plang pindah ke SBY mga shat slamat smuanya
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home