Monday, 11 May 2020

Ketika 404 CurahTatal Arjasa Dipertanyakan


Situbondo, Teropong Timur News,

Perkembangan media online tak bisa dipungkiri telah merasuki hampir seluruh kehidupan manusia. Teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Salah satu yang paling terlihat adalah penggunaan media online. Berbagai jenis kebutuhan hidup seperti alat komunikasi, akses informasi, berbelanja hingga alat transportasi dengan sangat mudah digunakan melalui onlini. Selain itu, media online juga bisa menjadi platform penebar kabar baik yang bisa membangkitkan semangat positif. Di tengah merebaknya berita-berita bohong atau hoax yang kerap muncul ditengah masyarakat.
Salah satunya masyarakat juga dapat memantau anggaran dana desa melalui adanya media online,namun berbanding terbalik dengan fakta yang ada diSitubondo diduga penulisan berita hanya sebagai tameng untuk mendapatkan sesuatu.



David Hariyono kordinator wilayah jatim dari LSM Penjara yang menyoroti salah satu pemberitaan yang tertulis dimedia online namun hilang dalam hitungan 1 hari 24 jam ada apa ini mbak tegasnya saat dikonfirmasi media teropong timur news.
"Dengan adanya pemberitaan yang hilang tersebut,besar kemungkinan nara sumber mengiyakan pemberitaan tersebut,kami selaku lembaga kontrol sosial wajar dong jika mempertanyan ada apa dan mengapa?"pungkasnya dengan nada sumringah
Sementara jibril dari LSM Siti Jenar terkait pemberitaan yang hilang tersebut kami selaku lembaga kontrol sosial belum bisa menghubungi pihak kades curah tatal kami sudah mendatangi kantor kepala desa curah tatal,bahkan kerumah tempat tinggalnya juga melalui via telfon cellular ataupun WA belum ada tanggapan dari  kades curah tatal.

Maraknya pemberitaan hilang dalam akhir pekan ini menjadi sorotan awak media lain dan berbagai Lembaga kontrol sosial masyarakat.
Hingga saat berita ini diterbitkan kades curah tatal belum bisa dihubungi.

Pewarta : Rina Yuniar

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home