Monday, 30 March 2020

Merah Putih Berkibar Setengah Tiang Dimakodim 0820/ Probolinggo, Atas Meninggalnya Koptu Santoso





Probolinggo,www.teropongtimur.co.id.


Meninggalkan Duka yang mendalam bagi keluarga besar Kodim 0820/Probolinggo dari
Salah satu Prajurit terbaiknya, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kopral Satu, SANTOSO meninggal dunia akibat luka bakar yang menimpa dirinya saat membantu memadamkan api terbakarnya pom bensin mini di lokasi kejadian Desa Sabang Kecamatan Ganding Kabupaten Probolinggo.
Minggu, 29-3-20

Begitu cepat dengan meninggalnya Koptu SATOSO, sudah tersebar di semua kalayak karena tindakannya yang melebihi tugas yang diembannya, dalam membantu kesulitan rakyat disekeliling dalam mengatasi musibah kebakaran pom bensin mini diwilayah binaannya

Saat di konfirmasi awak media berita duka tersebut kepada Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf IMAN WIBOWO, melalui telepon selularnya membenarkan berita tersebut.
Alm Koptu SANTOSO meninggal pada Sabtu, 28 Maret 2020 sekitar pukul 08.00 Wib. Setelah menjalani perawatan selama 9 hari di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.

Kami keluarga besar Kodim 0820/Probolinggo, telah kehilangan atas meninggalnya anggota kami. Almarhum Koptu SANTOSO meninggal setelah berjuang membantu memadamkan kejadian kebakaran pom bensin mini yang mengakibatkan terbakarnya Koptu SANTOSO dengan luka bakar ditubuhnya, ”ujar Letkol Inf IMAM WIBOWO 

Sebelum dihantarkan keliang lahat atau tempat pemakaman jenazah almarhum Koptu SANTOSO dilakukan Upacara Penghormatan 

Permohonan yang diminta oleh keluarga Koptu SANTOSO Jenazah dikebumikan di Kediri tempat kelahirannya, didusun Puncu Desa Puncu Kabupaten Kediri. "Jenazah dimakamkan pada siang ini Minggu 29-3-20
 
Disinggung mengenai sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak berwajib mengenai kronologi kejadian dan tersangkanya, Komandan Kodim 0820/Probolinggo enggan berkomentar, dengan diplomatis Letkol Inf IMAM WIBOWO mengatakan biar mereka bekerja dengan profesional tanpa tekanan dari pihak manapun, "tegasnya IMAM kepada awak media.


Pewarta: MH
Editor: BuangbArifin

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home