Monday, 25 November 2019

Cerdas Menjadi Wartawan

Oleh : Mochsin Zubaidi
(Kabiro Tabloid dan Online Teropong Timur News Situbondo) Persaingan!. Hal inilah yang agaknya menjadi harus menjadikan semakin profesional sebagai seorang jurnalis dan harus menjadi agenda tetap wartawan dewasa ini. Oleh karena, dalam situasi dan kondisi setiap wartawan harus mampu menjadikan medianya sebagai ujung tombak dalam era digital saat ini, pers idealis dan industrialis saat ini yang diutamakan adalah bagaimana pers dapat menjalankan peran idealis sebagai penyampai informasi, pendidik masyarakat, dan memberikan hiburan. Selain itu, pers dalam fungsinya sebagai lembaga industri perlu pula mengembangkan berita yang bernilai bisnis dari segi iklan. Walaupun demikian, keberhasilan wartawan berawal kebanyakan ditentukan dari persiapan hingga hasil peliputan(reportase)-nya. Dengan kata lain, proses dan hasilpekerjaan bagi wartawan sama pentingnya. Apa Itu Media? wartawan atau jurnalis dan media harus berujuk pada UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setiap perusahaan pers harus berbentuk Badan Hukum Indonesia (Pasal 9 ayat 2). Maka Dewan Pers mengeluarkan himbauan bentuk-bentuk Badan Hukum Indonesia itu. Yaitu Persero (PT), Koperasi dan Yayasan. Selain itu wartawan juga perlu kompeten dan jujur dalam mengakses dan mengorbitkan setiap pemberitaan. Karena kita tahu ada sebagian oknum, yang mengatasnamakan wartawan sering berkeliaran mencari nara sumber yang bisa dijadikan uang. Singkat kata diperas dengan sejumlah modus dan cara dilakukan. Yang paling sederhana, adalah mengaku wartawan dan/atau LSM yang sedang menginvestigasi suatu kasus atau proyek, mereka lalu menakut-nakuti narasumber dengan berbagai alasan, dan sebagainya. Apalagi saat ini memasuki bulan Rabiul Awal bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, kita bias mencontoh keteladanan beliau , dalam tugas di lapangan perlu memiliki sikap jujur, independen dan teguh melaksanakan nilai-nilai dalam kode etik jurnalistik (KEJ) secara konsisten, dan selalu menggunakan hati nurani saat membuat berita untuk layak siar atau tayang.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home