Sajian Inovasi Produk Jember Menginspirasi Daerah Lain
TEROPONG Jbr - Seringnya Pemkab Jember mengikuti
berbagai pameran kelas nasional di sejumlah daerah, rupanya manfaatnya mulai
dirasakan pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jember. Bahkan, penggerak
produk lokal Jember itu, terus berangsur membangun jejaring dengan para
buyer. Seperti yang disampaikan Ketua Umum UMKM Pengda Jember, Wilda
Ningsih, saat mengikuti KTNA Expo 2019 di Pekanbaru Riau, Minggu (22/09/2019)
Sajian Inovasi Produk Jember Menginspirasi Daerah
Lain, Seperti yang dikatakan Holiandes Salah seorang pejabat Dinas Pertanian
Provinsi Sumatera Barat, yang mengaku
tertarik memborong sejumlah produk lokal di stand Jember, karena pihaknya
terinspirasi dengan sajian inovasi produk Jember. Dia tertarik dengan beberapa
olahan pertanian yang disajikan ke berbagai produk kreatif. Seperti mie instan
sehat tanpa pengamet yang terbuat dari buah dan sayuran, maupun olahan makanan
yang juga dibuat dari beberapa bahan lokal lainnya. Namun yang membuat dia
terkesan, kemasan produk lokal yang tak kalah dengan packaging pabrikan.
"Produknya lokal. Kemasannya kekinian. Sehingga konsumen bukan malu
mengkonsumsinya, malahan bangga. Nah, ini yang akan kami tiru di Sumbar.
"Boleh dong yang bagus-bagus kami contoh," tandasnya.
Sementara itu Ketua Umum UMKM Pengda Jember, Wilda
Ningsih menjelaskan bahwa yang Pertama, Pemkab Jember adil menggilir pelaku
UMKM ikut berangkat ke setiap even pameran yang diikutinya. Selain itu katanya,
penggerak produk lokal Jember yang belum ikut berangkat pameran, produknya
tetap dibawa untuk dikenalkan ke para calon buyer maupun supplier. Sehingga
azas manfaatnya tetap berlangsung.
Wilda menambahkan bahwa Pemkab Jember yang diwakili
Bagian Perekonomian, selain membawa barang dagangan UMKM Jember, mereka juga
membawa kartu nama pelaku usaha yang belum berkesempatan mengikuti pameran.
"Dari kartu nama itu, buyer langsung menghubungi pemilik produk. Dan
di situ transaksi berlanjut," jelasnya.
Di tempat terpisah, Kepala Bagian Perekonomian
Pemkab Jember, Slamet Sugianto, mengakui sesuai intruksi Bupati Faida, setiap
kali pameran pihaknya diberi tugas menggalang sebanyak mungkin buyer, untuk
memborong produk lokal Jember. Tujuan awal Bupati Faida kata Slamet,
memfasilitasi pelaku UMKM memperoleh pasar nasional.
Alhasil seperti hasil evaluasi dua hari mengikuti
KTNA Expo 2019 di Balikpapan, setidaknya sudah ada puluhan calon buyer yang
berhasil mereka gaet. Bahkan, catatan tim Pameran 4 C Pemkab Jember, produk
pameran di stand Jember sudah laku sekitar 70 persen dari total barang
bawaannya. "Padahal pameran baru berakhir dua hari lagi," tandasnya.
(*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home