Kabupaten Jember Menjadi Tempat Finish dan Start Balap Sepeda Tour d’ Indonesia
TEROPONG Jbr – Kabupaten Jember merupakan salah satu
kota yang medapat kehormatan karena menjadi tempat Finish dan Start dalam ajang
bertaraf Internasiona Tour d’ Indonesia. Garis start berada di depan kantor
Pemkab Jember atau di Jalan Sudarman. Sebelumnya, peserta mencapai garis finish
pada Rabu sore, 21 Agustus 2019.
Kali ini Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Kabupaten Jember, Dr. H. Moh. Thamrin, SE. MM. Yang mewakili Bupati Jember dr. Hj.
Faida MMR, mendapat kehormatan untuk memberangkatkan
peserta Tour d’ Indonesia etape keempat Jember – Banyuwangi. “Ini menjadi
sebuah kehormatan bagi kami, karena menjadi tempat finish dan start,” kata
Thamrin di panggung pemberangkatan, Kamis, 22 Agustus 2019.
Thamrin berharap ke depan, event organizer kegiatan
ini lebih proaktif memberikan informasi kepada pemeritah. “Karena Jember sangat
terbuka untuk acara seperti ini. Selamat jalan kepada atlet, selamat sampai
tujuan,” tandas Thamrin.
Sementara itu, Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda
Indonesia, Andika Bagus, mengatakan, etape keempat dari Jember menuju
Banyuwangi dengan jarak 151 kilometer. “Ini
menarik sekali, ada tanjakan diakhir etape,” terangnya.
Bagus menyampaikan, Tour de Indonesia ini merupakan
balap sepeda yang bergengsi, dengan jumlah lima etape yang dimulai dari Jawa
Tengah hingga finish di Bali pada hari Jumat, 24 Agustus 2019, nanti. Balap
sepeda ini menempuh jarak lebih dari 800 km dengan jumlah 90 pembalap dari 18
tim yang berasal dari 20 negara. “Ini merupakan kegiatan international yang
diharapkan dapat dikembangkan menjadi sebuah ikon event sport di Indonesia,”
harapnya.
Khusus untuk Jember, Bagus menyampaikan, ini menjadi
tempat finish sekaligus tempat start. “Jadi ini sangat unik. Ke depan bisa kita
tingkatkan lagi. Antusiasme warga juga sangat tinggi sekali. Menjelang finish
kemarin, banyak warga yang menyaksikan sampai finish,” katanya.
Race Director Tour d’ Indonesia Sondi Sampurno
menyampaikan, ada tiga tim dari pembalap
Indonesia. Di tingkat Asia, Indonesia termasuk tim kuat. Sondi menyampaikan,
kegiatan ini untuk mempromosikan suatu destinasi wisata daerah tertentu di
Indonesia. “Sehingga, tujuannya memang promosi, karena itu kita mengundang tim pembalap profesional,” terangnya.
Tour d'Indonesia kali ini, lanjutnya, merupakan
kategori 2.1 yang levelnya lebih tinggi, sehingga pesertanya juga lebih tinggi.
Hal ini bagus dan baik untuk tim Indonesia. “Dari Jember ke Banyuwangi sudah sangat sering
dilintasi. Masyarakatnya juga mencintai olahraga sepeda. Jadi ini sangat
kooperatif, kondusif, dan sangat ramai karena sudah menjadi ikon di sini,”
pungkasnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home