Bupati Jember Klarifikasi Berita “hoak”
TEROPONG Jbr – Dengan beredarnya berita di media
sosial (medsos) yang terkesan menyudutkan dan tidak berimbang Bupati Jember dr.
Hj. Faida MMR angkat bicara. Berita “hoax”
bahwa Bupati Jember oleh sejumlah akun media sosial dan media online yang
mengabarkan bahwa Bupati Jember melarang menggelar sholawatan di Alun-alun
Jember. Tentu saja, hal itu memicu konflik di masyarakat jember, jika tidak
segera diklarifikasi.
Bupati Faida dalam laman resmi media sosialnya
menyampaikan, di media sosial masih banyak sekali yang menyebarkan berita
bohong terkait Bupati yang tidak mengizinkan shalawatan di Alun-alun Jember.
“Berita yang tersebar ini benar-benar keji dan fitnah luar biasa. Semoga Allah
mengampuni penebar fitnah tersebut, dan Allah melindungi warga Jember,” ucap
Bupati Faida.
Dalam klarifikasi tersebut, Bupati Jember dr. Hj. Faida
MMR menyampaikan bahwa “Sampai dengan hari ini Minggu 15/07/2018 , pihaknya
belum menerima apapun terkait kegiatan izin permohonan kegiatan sholawatan di
Alun-alun Jember” ujarnya.
Proses memberikan klarifikasi juga disampaikan Sekda
Pemkab Jember Mirfano yang kemudian memberitahukan kepada Kadinkop, Ketua
Dekopinda dan Ketua Panitia Hari Koperasi 2018. “Informasi yang beredar bahwa Bupati
tidak mengizinkan kegiatan Shalawat di Alun-alun adalah berita yang tidak benar
dan mengandung fitnah. Sehubungan dengan hal tersebut, kami minta kepada
saudara agar meluruskan informasi tersebut dengan sebenar-benarnya kepada
seluruh gerakan koperasi,” tulis Mirfano
Sekda Mirfano menyampaikan, terkait dengan
pelaksanaan peringatan Hari Koperasi ke 71 tahun 2018 sesuai dengan petunjuk
Bupati agar berfokus pada kegiatan yang bersifat membangun kapasitas usaha dan
kelembagaan. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home